JIP Eksplorasi Teknologi AI untuk Keamanan Gedung World Capital Tower

AKURAT.CO PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), anak usaha PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau JAKPRO, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Mega Kuningan Pinnacle untuk menjajaki potensi kerja sama penyediaan solusi layanan surveillance security dan Information and Communication Technology (ICT).
Penjajakan ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam mendukung keamanan, konektivitas, dan efisiensi operasional gedung.
Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dihadiri oleh Kurnia Tugiono selaku Direktur Utama, Handojo Koentoro S. selaku Direktur PT Mega Kuningan Pinnacle, dan Building Manager World Capital Tower, Oswald F. A. Rumayar. Sementara itu, JIP dihadiri oleh Nur Iswan selaku Direktur Utama dan Ivan C. Permana selaku Direktur Niaga dan Operasi.
Baca Juga: Telin dan JIP Dukung Peninggian Jogging Track Pantai Mutiara
Melalui Nota Kesepahaman ini, kedua perusahaan membuka ruang pembahasan mengenai potensi pemanfaatan teknologi pengawasan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta pengembangan infrastruktur ICT yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional gedung dan tenant.
Direktur Utama JIP, Nur Iswan, mengatakan penjajakan ini menjadi peluang bagi perusahaan untuk memperluas pemanfaatan layanan ICT dan infrastruktur digital di sektor properti komersial.
“Setiap gedung memiliki kebutuhan operasional yang berbeda, termasuk dalam hal keamanan dan konektivitas. Melalui penjajakan bersama PT Mega Kuningan Pinnacle, kami ingin memahami kebutuhan tersebut dan melihat bagaimana kapabilitas JIP dapat mendukung pengelolaan gedung melalui solusi yang tepat,” ujar Iswan.
Dalam penjajakan ini, kedua perusahaan membahas kemungkinan pemanfaatan teknologi pengawasan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), termasuk analisis arus orang dan kendaraan, pengenalan wajah untuk mendukung pengelolaan akses, serta analisis video cerdas (intelligent video analytics).
Teknologi tersebut dapat membantu proses pemantauan dan memberikan informasi kepada petugas keamanan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Pembahasan juga mencakup kebutuhan infrastruktur ICT dan jaringan telekomunikasi yang dapat mendukung konektivitas antar perangkat serta integrasi sistem di lingkungan gedung. Pengembangan solusi akan bergantung pada kebutuhan operasional, kesiapan infrastruktur, dan ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku.
Direktur Niaga dan Operasi JIP, Ivan C. Permana, menjelaskan bahwa pengembangan solusi tersebut sejalan dengan kapabilitas JIP di bidang konektivitas dan layanan digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









