AKURAT.CO, Edward Akbar nampaknya semakin serius untuk mengadukan Kimberly Ryder ke KPAI atas dugaan kekerasan terhadap anak.
Baca Juga: Ibu Sambung Speak Up, Kimberly Ryder Bahkan Pernah Disekap Edward Akbar
Kini, dirinya telah menjalani pemeriksaan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPTD PPA) Provinsi DKI Jakarta atas dasar rekomendasi dari KPAI.
“Nah, tanggal 9 kemarin kami sudah ke sini (UPTD PPA). Jadi setelah tanggal 9 kami buka pengaduan, dua hari yang lalu kami kemudian dipanggil oleh lembaga yang terkait untuk memberikan keterangan langsung dihadiri oleh orang tua pelapor (Edward Akbar),” ungkap Jundri R Brutu selaku kuasa hukum Edward di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2024).
Dalam pemeriksaan itu, Jundri mengaku kliennya juga membawa bukti tambahan untuk memerkuat aduannya.
"Bukti tambahan ada, kita tadi sudah sampaikan, tapi kami tidak bisa menghadirkan kepada teman-teman karena ini masih dalam proses ya. Apalagi menyangkut korbannya adalah anak,” bebernya.
Baca Juga: KPAI Terima Laporan Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Depok
Jundri menambahkan dalam bukti-bukti yang diserahkan terdapat video yang berisikan dugaan kekerasan berbentuk non-verbal yang dilakukan Kimberly terhadap buah hatinya.
“Untuk video juga tempo hari kita sudah tunjukkan, jadi sama seperti yang kita sampaikan di KPAI kemarin. Hanya saja ada beberapa tambahan, misalnya si KR (Kimberly) ini dia mengakui mendorong anaknya dari tangga. Itu pengakuan dia sendiri,” bebernya.
“Kemudian di video-video yang lain juga dia melakukan kekerasan non-verbal. Misalnya suka kasar sama keras. Bahkan, bercakap kotor mohon maaf cakap kemaluan di hadapan anak-anaknya. Nah, itu yang kita hari ini berikan keterangan tambahan kepada instansi UPTD PPPA,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







