AKURAT.CO, Cut Syifa kembali dipercaya untuk menjadi pemeran utama dalam sinetron SCTV berjudul Cinta di Ujung Sajadah.
Baca Juga: Cut Syifa Pasrah Dijodohkan dengan Rizky Nazar karena Main di Satu Sinetron yang Sama
Dalam menjalani karakter sebagai Rindu, Cut Syifa mengaku bahwa peran kali ini dirasanya cukup berbeda dengan karakter pribadinya.
"Karakter Rindu sama aku cukup berbeda sekali. Tapi ini jadi tantangan tersendiri," ujar Cut Syifa dalam wawancara virtual, belum lama ini.
"Rindu ujian hidupnya banyak sekali dari sebelum sampai sudah menikah. Dia sangat sayang dan prioritaskan keluarga," tambahnya.
Baca Juga: DPR Imbau Ada Pemeriksaan Kejiwaan Agus 'Buntung' Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Cut Syifa juga menceritakan jika dirinya menjalani peran sebagai perempuan yang menjadi korban pelecehan.
"Dia punya trauma di masa lalu karena hampir dilecehkan sama lelaki yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya ketemu Fauzan dan disembuhkan luka itu," ucapnya.
Alasan Cut Syifa Hanasalsabila menerima tawaran sinetron ini karena ceritanya diangkat dari novel karya Asma Nadia, seorang penulis yang dia kagumi.
Cut Syifa juga mengaku salah satu alasannya mengambil peran sebagai Rindu ini sebab memiliki karakter yang berbeda dari sinetron-sinetron lainnya yang pernah dia mainkan sebelumnya.
"Setiap karakter punya tantangan tersendiri. Aku belum pernah mendapat peran seperti Rindu, aku antusias banget buat menjalani ini, banyak tanya sutradara agar bisa sesuai seperti harapan penonton," jelasnya.
"Ada beberapa hal yang bisa dipetik dan diambil hikmahnya, ada contoh yang harus diperhatikan juga, misalnya kehidupan keluarganya, percintaan," pungkasnya.
Sinetron Cinta di Ujung Sajadah dibintangi sederet artis papan atas Indonesia, seperti Cut Syifa, Achmad Megantara, Tsania Marwa, Zikri Daulay, dan masih banyak lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







