Doktif Bongkar Kebohongan Mobil Mewah Richard Lee, Soroti Rolls-Royce Penuh Manipulasi

AKURAT.CO Konflik antara Dokter Detektif yang dikenal sebagai Doktif dan dokter kecantikan Richard Lee kembali memanas.
Setelah Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, Doktif kini memperluas sorotannya ke gaya hidup mewah sang dokter yang dinilai menyimpan kejanggalan.
Salah satu hal yang diungkap Doktif adalah dugaan tunggakan pajak kendaraan mewah berupa Rolls-Royce milik Richard Lee.
Baca Juga: Doktif Jadi Saksi di Sidang Nikita Mirzani Versus Reza Gladys, Bongkar Fakta Ini
Menurut Doktif, pajak mobil tersebut disebut tidak dibayarkan selama beberapa tahun terakhir.
"Doktif meminta dia agar dia membayar pajak yang sudah tidak dia bayarkan tiga tahun belakangan. Kerugian negara itu mungkin mencapai satu miliar," ujar Doktif ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (16/1/2026).
Tak hanya soal tunggakan pajak, Doktif juga mencurigai adanya upaya manipulasi nilai kendaraan untuk menekan besaran pajak yang harus dibayarkan.
Dugaan itu muncul setelah dia menemukan perbedaan signifikan antara klaim harga mobil di media sosial dan data administrasi kendaraan.
"Jadi selama ini dia membuat konten pamer Rolls Royce Rp20 miliar. Pada saat dia membayar pajak mendaftarkan di tanggal 10 November 2025, harga yang dia tulis di situ adalah Rp8 miliar ya," ungkapnya.
Doktif menilai perbedaan nilai tersebut sebagai bentuk ketidakjujuran kepada publik terkait aset yang kerap dipamerkan oleh pemilik klinik kecantikan itu.
"Jadi di sini Doktif akan bongkar semua kebohongan DRL agar masyarakat tahu siapa dia sebenarnya," tambahnya.
Langkah Doktif yang membawa isu ini ke ranah pajak kendaraan sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan awak media. Banyak yang mempertanyakan mengapa polemik yang bermula dari urusan skincare kini merambah ke kehidupan pribadi dan kekayaan Richard Lee.
Baca Juga: Masuk Islam, Begini Cara dr Richard Lee Kenalkan Islam ke Istrinya
Menanggapi hal itu, Doktif menegaskan bahwa sikapnya dilandasi oleh kepedulian terhadap keadilan sosial, khususnya dalam hal kewajiban membayar pajak sebagai warga negara.
"Seperti ini, Doktif sebagai warga negara Indonesia yang membayar pajak mobil, membayar pajak motor. Apakah seorang DRL yang selebgram, yang dokter, yang kaya raya, yang merasa punya link di atas, bisa bebas tidak membayar pajak?" tutur Doktif.
Dia menegaskan bahwa tindakannya bukan bertujuan menyerang secara personal, melainkan mendorong kesetaraan hukum bagi semua wajib pajak.
"Doktif minta keadilannya. Ya kalau misalnya dia tidak membayar pajak mobil mewah, apalagi kita yang mobil biasa. Ya kalau gitu sama-sama enggak usah bayar pajak dong," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







