Dituduh Nekat Berlayar Saat Cuaca Ekstrem di Labuan Bajo, Jessica Mila Beri Klarifikasi

AKURAT.CO Nama selebritas Jessica Mila mendadak jadi perbincangan hangat publik setelah momen liburannya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menuai sorotan.
Istri Yakup Hasibuan ini dituding sengaja mengabaikan larangan berlayar menuju Pulau Padar di tengah ancaman cuaca buruk demi tetap menikmati liburan.
Sadar tuduhan tersebut makin meruncing dan memicu kritik keras, bintang film ini memilih tak tinggal diam.
Baca Juga: Jessica Mila Prioritaskan Program Anak Kedua, Istirahat dari Dunia Hiburan hingga 2026
Melalui platform media sosial pribadinya, Jessica Mila memberikan klarifikasi lengkap guna membantah narasi miring yang menyudutkan dirinya dan keluarga.
"Hi semua, sehubungan dengan trip kami ke Labuan Bajo kemarin, ada yang menuduh kita mengabaikan larangan untuk berlayar karena cuaca buruk, berikut penjelasannya ya," ucap Jessica Mila dikutip dari akun media sosial miliknya, Senin (10/8/2026).
Ibu satu anak itu menegaskan bahwa aspek keselamatan selalu menjadi landasan utama setiap kali ia memboyong keluarganya bertualang.
"Aku dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam bepergian, apalagi dengan adanya Kyarra dan anak-anak lain di rombongan kami," jelasnya.
Menjawab tudingan sengaja memaksakan kehendak, wanita kelahiran 1992 ini menerangkan bahwasanya seluruh urusan teknis dan navigasi pelayaran diserahkan penuh kepada nahkoda yang bertugas.
"Penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke captain kapal karena memang seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan dan keselamatan kami adalah tanggung jawab dari captain kapal," tuturnya.
Jessica Mila pun membeberkan fakta lapangan saat hari kejadian, di mana ia dan rombongan sama sekali tidak menerima peringatan apa pun dari kru kapal.
"Perlu aku luruskan sejak awal tidak ada pemberitahuan dari captain bahwa akan ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar, dan kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang kapal, karena ada banyak kapal-kapal lain, dan turis-turis lain yang bersandar, dan naik ke Pulau Padar pada hari itu, dan cuaca relatif baik," ungkapnya.
Ia membantah keras tuduhan bertindak nekat. Menurutnya, keselamatan anak dan keluarga jauh lebih berharga ketimbang sekadar perjalanan liburan.
"Aku dan keluarga tidak akan mengambil resiko yang bisa membahayakan keselamatan keluarga kami dengan tetap berangkat, dan kami pasti akan menunda keberangkatan," tegasnya.
Terkait Surat Edaran (SE) peringatan cuaca dari Ditjen Perhubungan Laut (DJPL) yang belakangan heboh disorot warganet dan pelaku pariwisata lokal, Jessica Mila menegaskan tidak mengetahui keberadaan dokumen tersebut sejak awal.
"Namun, adalah tidak benar dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan bahwa kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya, dan seakan-akan kami tetap mengabaikan, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat," tuturnya.
Di akhir penjelasannya, ia berharap persoalan ini bisa menjadi evaluasi berharga bagi para pemangku kepentingan industri wisata bahari agar lebih transparan dalam membagikan informasi cuaca.
"Mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholders khususnya para captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya demi menjaga keselamatan, dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian dari berbagai pihak," tambahnya.
"Aku mendoakan semua untuk tetap aman dan dalam penyertaan Tuhan di mana pun kalian berada," tutupnya.
Polemik ini bermula dari perjalanan Jessica Mila dan
rombongan di kawasan Taman Nasional Komodo pada Minggu (9/8/2026) yang sempat memantik protes publik lantaran dinilai mengabaikan imbauan keselamatan berlayar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








