Attack On Titan Bind Up Edition, Edisi Terbit Ulang Ini Menghadirkan Beragam Fitur Menarik, Apa Saja?

AKURAT.CO Manga (komik) Shingeki no Kyojin atau biasa dikenal Attack on Titan ini merupakan manga karya Hajime Isayama.
Manga Attack on Titan mengisahkan cerita tentang manusia yang sudah berada di ambang kepunahan.
Kepunahan terjadi karena banyak manusia yang telah tewas dibantai oleh para titan, makhluk raksasa yang hampir menyerupai manusia.
Para manusia yang tersisa tinggal di balik dinding yang sangat besar demi berlindung dari para titan.
Manga ini akan berfokus pada pemuda bernama Eren Yeager yang berjuang bertahan hidup sekaligus melakukan perlawanan untuk memusnahkan para titan.
Baca Juga: Pameran Attack On Titan: The Final Exhibition Hadir Di Jakarta, Jangan Sampai Terlewat
Manga karya Hajime Isayama ini telah menjadi salah satu seri manga paling laris dengan total penjualan yang sangat tinggi.
Dan kini penerbit Elex Media akan menerbitkan ulang manga tersebut dengan nama Attack on Titan Bind Up Edition.
Edisi tersebut hadir dengan menawarkan beberapa fitur menarik, penasaran apa sajakah itu? Yuk disimak!
Hadir dengan tampilan yang lebih besar dan lebar
Manga versi Bind Up Edition ini akan hadir dengan format buku yang lebih besar dan menggunakan kertas Bookpaper 55 dengan Art Paper 100 gram, sehingga membuat kualitas kertas menjadi lebih kuat dan tebal.
Setiap jilidnya akan menampilkan setidaknya 2 buah ilustrasi berwarna. Ilustrasi berwarna ini diambil dari manga Attack on Titan versi reguler dan juga ada beberapa ilustrasi pilihan spesial yang tidak ada di manga aslinya.
Gambar dengan kualitas digital
Dalam versi Bind Up Edition ini akan menghadirkan gambar dengan kualitas digital, sehingga gambar yang ditampilkan akan lebih tajam dibandingkan dengan cetakan sebelumnya. Sementara itu untuk terjemahan dialog tidak mengalami banyak perubahan berarti.
Menampilkan SFX asli Jepang dan minim sensor
Attack on Titan Bind Up Edition akan hadir dengan SFX asli Jepang yang tetap dipertahankan, SFX sendiri merupakan efek yang dihasilkan dari suatu adegan seperti ledakan dalam komik atau manga.
Hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian komik sehingga tidak perlu adanya penambahan gambar akibat dihapusnya SFX Jepang.
Selain itu, Elex Media juga akan meminimalisir praktek sensor di dalam manga versi Bind Up Edition ini. Karena memang pasar dari manga Attack on Titan ini ditujukan untuk pasaran yang lebih dewasa.
Baca Juga: Attack On Titan Kembali Dengan Court Season Baru, Ini Alasan Kamu Harus Nonton
Namun untuk adegan terbuka yang menunjukkan anggota bagian tubuh secara vulgar akan tetap disensor.
Hanya hadir di Indonesia
Manga Attack on Titan Bind Up Edition yang hadir dengan banyaknya fitur menarik ini hanya ada di Indonesia. Karena dalam membuat edisi ini, pihak Elex Media meminta izin langsung kepada penerbit Kodansha di Jepang.
Dengan proses lisensi yang memakan waktu selama setahun, kini pihak Elex Media telah diberi kebebasan untuk merancang isi bukunya hingga menjadi seperti ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









