Lirik Lagu Mati-matian yang Dinyanyikan Oleh Mahalini, Lengkap dengan Maknanya

AKURAT.CO Penyanyi muda berbakat Mahalini kembali hadir dengan lagu terbarunya yang berjudul "Mati-matian".
Lagu ini dirilis pada 29 Maret 2024 dan pernah menjadi trending di berbagai platform musik. Bahkan, video musik yang diunggah di kanal milik HTS Records ini telah ditonton oleh 13 juta pengguna.
Baca Juga: Makna dan Lirik Sisa Rasa, Lagu Mahalini yang Dicover Kyuhyun Super Junior
Lagu Mati-matian bercerita tentang pengalaman pahit dalam mencintai seseorang.
Lirik lagu ini pun memiliki perasaan seseorang yang mencurahkan seluruh cintanya (secara "mati-matian") namun terus dibohongi oleh pasangannya tersebut.
Lantas, bagaimana lirik lagu Mati-matian oleh Mahalini? Berikut ini informasi selengkapnya.
Lirik Lagu Mati-matian yang Dinyanyikan Oleh Mahalini
Kita adalah dua insan penuh cinta
Di awal tercipta kisah kita
Manis tuturmu buatku terpana
Bagiku kau sempurna
Memang benar semua kata mereka
Benarku tlah dibutakan cinta
Tak hanya sekali kau khianati
Sudah cukup ku tak tahan lagi
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Walau sakit tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi sayang ini tetap sama
Tuhan ini cinta atau bodoh
Habis fikir dengan sifatmu itu
Berulangkali ku maafkan
Berulang lagi kau lakukan ah
Satu satunya kebanggaanku
Kini jadi rasa sakit terdalam
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Walau sakit tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi sayang ini tetap sama
Tuhan ini cinta atau bodoh
Bo uh oh
Walau sakit tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi sayang ini tetap sama
Tuhan ini cinta atau bodoh
Ho Tuhan ini cinta atau bodoh.
Baca Juga: 5 Potret Bahagia Momen Akad Nikah Rizky Febian dan Mahalini, Menawan dalam Busana Adat Sunda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









