Lewat Panggung 360 Derajat, Padi Reborn Berhasil Buat Sobat Padi Nostalgia

AKURAT.CO Suasana syahdu dan penuh nostalgia menyelimuti Tennis Indoor Senayan saat grup band legendaris, Padi Reborn, menggelar konser bertajuk "Konser Dua Delapan."
Pertunjukan ini menjadi penanda eksistensi mereka selama hampir tiga dekade di belantika musik Indonesia.
Konser dibuka dengan ketegangan dramatis lewat prolog yang disambung dengan dentuman Bayangkanlah.
Baca Juga: 28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Siapkan Konser Spektakuler Konsep Infinity
Fadly, sang vokalis, tampak emosional saat menyapa ribuan "Sobat Padi" yang memadati tribun hingga area festival.
"Puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Kuasa karena kembali bisa berjumpa dengan seluruh penggemar dari seluruh penjuru bumi. Terima kasih malam ini sudah mau datang ke sini," ujar Fadly dari atas panggung.
Piyu, sang gitaris, juga memberikan pesan mendalam mengenai angka 28 yang menjadi tema utama malam itu.
"Ini adalah dua delapan tahun Padi hidup, terima kasih sudah bersama kami tentunya di Konser Dua Delapan," ungkapnya sebelum memetik distorsi khasnya.
Padi Reborn membuktikan bahwa musik mereka tak lekang oleh waktu. Sederet hits seperti Semua Tak Sama, Sesuatu yang Indah, hingga Ternyata Cinta dibawakan dengan aransemen yang megah, membuat penonton tak berhenti melakukan sing-along.
Kejutan muncul saat Fanny Soegi naik ke panggung untuk membawakan lagu Langit Biru. Perpaduan vokal lembut Fanny dan karakter kuat Fadly menciptakan nuansa segar yang menyejukkan telinga.
Tak hanya Fanny, kehadiran Sal Priadi di panggung juga menambah warna teatrikal pada konser malam itu, mempertegas bahwa Padi Reborn tetap relevan bagi generasi muda.
Sal tampil dengan harmoni yang cukup indah saat membawakan lagu Padi Reborn berjudul Rapuh.
"Berkarya 28 tahun dan terima kasih sudah menginspirasi kami," kata Sal Priadi.
Sesuai harapan Fadly agar para penonton "terhibur jiwanya," suasana di luar venue pasca-konser dipenuhi rona bahagia dari para penggemar.
"Ini bukan sekadar konser, tapi seperti pulang ke rumah. Mendengar 'Menanti Sebuah Jawaban' secara langsung setelah sekian lama membuat saya merinding. Padi Reborn benar-benar tahu cara merawat kenangan," ujar Maya.
Bekerja sama dengan Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production, konser Padi Reborn Dua Delapan digelar untuk menandai 28 tahun perjalanan band asal Surabaya yang dibentuk tahun 1997 itu serta kembalinya band setelah vakum sekitar delapan tahun dan peluncuran album studio kedelapan band yang bertajuk 28.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








