Mahasiswa Program Doktor Hukum dan Ekonomi Universitas Borobudur Enjoy Kuliah Internasional di Jepang

AKURAT.CO Program Pascasarjana Universitas Borobubur mengikuti kuliah mengenai budaya, hukum, dan ekonomi di Universitas Kansai Gaidai Osaka, Jepang.
Kuliah disampaikan oleh Prof Mark S Tracy kepada 52 mahasiswa program doktor hukum dan ekonomi serta mahasiswa dari beberapa negara yang mengikuti kuliah tersebut.
Dalam kuliah tersebut Prof Mark menjelaskan perkembangan budaya, hukum, dan ekonomi masyarakat Jepang dari masa budaya daimyo, zaibatsu sampai dengan Jepang moderen.
Dalam perkuliahan tersebut mahasiswa dan dosen Universitas Borobudur antusias mendengar sekaligus memberikan pertanyaan atas penjelasan Prof Mark.
Pembahasan mengenai perbandingan antara Jepang dan Indonesia di bidang hukum, ekonomi, dan budaya dibahas secara lengkap dan menarik.
Salah satu dosen program doktor hukum, Binsar John Vic menyampaikan pentingnya tradisi berhukum Jepang menjadi insipirasi bagi praktik pembentukan dan penegakan hukum di Indonesia.
"Tradisi berhukum Jepang turut menginspirasi Indonesia," tutur Binsar melalui keterangan pers pada Kamis, (22/2).
Perkuliahan ini juga diikuti secara bersama dengan berbagai mahasiswa asing dari berbagai negara.
Dalam kuliah Internasional yang sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya mahasiswa didampingi dosen senior Prof Heru Subiyantoro, Prof Ade Saptomo, Dr Puji Astuti, Dr Binsar John Vic dan Dr Hidayati.
Di akhir perkuliahan, Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur Prof Faisal Santiago mengungkapkan pentingnya melakukan student mobility bagi mahasiswa agar mengetahui perbandingan sistem hukum dan ekonomi dalam berbagai perspektif keilmuwan dan praktis.
"Penting bagi mahasiswa untuk melakukan student mobility sebagai perbandingan sistem hukum dan ekonomi dalam berbagai perspektif keilmuwan dan praktis," pungkas Faisal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





