5 Fakta Menarik Port Moresby, Kota Paling Berbahaya di Papua Nugini yang Akan Dikunjungi Paus Fransiskus

AKURAT.CO Usai berkunjung ke Indonesia, Papua Nugini menjadi tujuan selanjutnya lawatan Paus Fransiskus di Asia-Pasifik.
Ibu Kota Papua Nugini, Port Moresby, sedang mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus.
Dan umat Katolik dari seluruh Papua Nugini akan berkumpul di Stadion Sir John Guise.
Meski tidak ada yang salah, namun ternyata Port Moresby menjadi perhatian masyarakat dunia karena sejumlah fakta menarik yang mengungkap hal-hal tak terduga.
Port Moresby adalah ibu kota Papua Nugini dan pusat komunikasi dengan dunia luar.
Sekitar 350 ribu orang tinggal di kota terbesar di Pasifik Selatan ini.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Paus Fransiskus, Hanya Punya Satu Paru-Paru Hingga Tidak Menonton Televisi
Sayangnya, citra Port Moresby di mata masyarakat dunia kurang baik karena pernah disebut sebagai kota paling berbahaya dan tidak ramah perempuan.
Mengutip berbagai sumber, Jumat (6/9/2024), berikut ini sejumlah fakta menarik tentang Port Moresby yang perlu kamu ketahui sebelum berkunjung.
Fakta Menarik Port Moresby
1. Memiliki laut yang indah
Sebagian orang di dunia menganggap Port Moresby sebagai salah satu surga wisata bagi penyelam karena dasar lautnya yang indah.
Bagi kamu yang suka menyelam, pastinya menganggap Port Moresby memiliki laut terbaik untuk menyelam karena banyak organisme air yang menakjubkan dapat dilihat.
2. Termasuk kota paling berbahaya di dunia
Dengan populasi sekitar 350 ribu orang, kota Port Moresby telah berada di peringkat lima besar sebagai kota berbahaya di dunia karena tingkat kriminalitas yang tinggi.
Baca Juga: Wajib Tahu! 4 Fakta Menarik Drakor Love Next Door
Maka dari itu, disarankan untuk pengunjung agar tidak menggunakan transportasi umum karena kejahatan di kendaraan umum sering terjadi hampir setiap hari.
Di kota ini juga banyak gengster berkeliaran. Seperti beberapa kelompok raskol (begal) terburuk di kota ini adalah Kip Koboni, Bomai, Mafia, dan 585.
3. Tingkat kesenjangan sosial tinggi
Ibu kota Papua Nugini terbagi menjadi dua wilayah yang memiliki kesenjangan sosial paling besar dan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Dimulai dengan wilayah kota di pinggir pantai, tempat tinggal orang kaya dan orang asing, sehingga biasanya berfungsi sebagai pusat perhotelan dan pariwisata.
Sementara di kawasan lain hanya dihuni oleh penduduk asli. Wilayah ini adalah tempat kriminalitas dan kekerasan yang sering terjadi, terutama terhadap perempuan.
Kejahatan yang terjadi sudah menjadi hal biasa bagi mereka. Orang-orang biasanya tinggal di gubuk liar dan lebih dari 60 masyarakatnya masih pengangguran.
4. Tidak aman untuk perempuan
Dengan sebutan kota paling berbahaya di dunia, ternyata sebesar 70 persen penduduk wanita mengalami pelecehan seksual atau penganiayaan seumur hidup.
Tindak kriminalitas juga sering mengincar wanita di kota ini, yang dipenuhi dengan gerombolan preman.
Kriminalitas berupa kekerasan adalah masalah utama di Port Moresby, bahkan kota tersebut juga mendapat julukan sebagai "surga" bagi penjahat.
5. Banyak preman jalanan
Seperti video dokumenter yang dibagikan BBC, telrihat para preman di Port Moresby lebih suka membidik warga lokal, tetapi bukan berarti aman bagi wisatawan atau WNA.
Tak jarang terlihat wisatawan yang membawa kamera mahal, jam tangan, atau dompet yang terlihat jelas, juga dapat menjadi mangsa.
Meskipun demikian, kejahatan terhadap WNA sangat jarang terjadi secara terencana, melainkan terjadi secara spontan jika ada kesempatan.
Itulah sejumlah fakta menarik yang lengkap tentang ibu kota Papua Nugini yaitu Port Moresby, yang akan menjadi kunjungan apostolik Paus Fransiskus kedua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








