Daftar 9 Gunung yang Ditutup untuk Pendakian September 2026, Gede Pangrango hingga Semeru Masuk Daftar!

AKURAT.CO Ada beberapa daftar gunung yang ditutup untuk pendakian September 2026 karena risiko kebakaran di musim kemarau.
Pendaki yang memiliki rencana mendaki gunung pada awal September 2026 perlu memastikan kembali kondisi dan status jalur sebelum melakukan perjalanan.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan penutupan sementara aktivitas wisata pendakian di sembilan kawasan konservasi karena wilayah tersebut memiliki risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tinggi.
Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 September 2026 dan ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 yang diterbitkan pada 31 Agustus 2026.
Penutupan dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan potensi kebakaran di kawasan hutan dan konservasi. Cuaca yang lebih kering membuat vegetasi serta material mudah terbakar.
Baca Juga: Viral Poster Kabinet Tangguh di Medsos, Siapa Saja Tokoh yang Masuk Daftar?
Namun, kebijakan tersebut tidak berarti seluruh jalur pendakian gunung di Indonesia ditutup. Pemerintah menerapkan pengaturan berdasarkan tingkat risiko masing-masing kawasan.
Beberapa kawasan ditutup sementara, sedangkan lokasi lain masih dapat menerima pendaki secara terbatas dengan pengawasan yang lebih ketat.
9 Gunung yang Ditutup untuk Pendakian September 2026
Berikut sembilan kawasan konservasi yang masuk kategori risiko kebakaran tinggi sehingga aktivitas wisata pendakian untuk sementara dihentikan:
1. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Termasuk jalur pendakian Gunung Semeru.
2. Taman Nasional Kerinci Seblat
Kawasan konservasi yang mencakup wilayah di Pulau Sumatra.
3. Taman Nasional Gunung Ciremai
Berada di wilayah Jawa Barat dan menjadi salah satu kawasan pendakian yang terdampak kebijakan penutupan.
4. Taman Nasional Tambora
Kawasan konservasi di Nusa Tenggara Barat yang mencakup Gunung Tambora.
5. Taman Nasional Manusela
Kawasan konservasi yang berada di Pulau Seram, Maluku.
Baca Juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 6,9 Persen, OJK Genjot Kredit UMKM Lewat Teknologi Keuangan
6. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya
Kawasan konservasi yang berada di wilayah Kalimantan.
7. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Salah satu kawasan pendakian populer di Jawa Barat yang juga masuk daftar penutupan sementara.
8. Taman Nasional Gunung Leuser
Kawasan konservasi yang berada di Pulau Sumatra.
9. Taman Nasional Lorentz
Penutupan berlaku khusus untuk jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba.
Dengan adanya aturan tersebut, pendaki yang berencana menuju Gunung Semeru maupun Gunung Gede Pangrango perlu menunda perjalanan hingga status kawasan dinyatakan kembali aman dan jalur pendakian dibuka.
FAQ
1. Gunung apa saja yang ditutup untuk pendakian September 2026?
Ada sembilan kawasan konservasi yang aktivitas wisata pendakiannya ditutup sementara, yaitu Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kerinci Seblat, Gunung Ciremai, Tambora, Manusela, Bukit Baka Bukit Raya, Gunung Gede Pangrango, Gunung Leuser, dan sebagian jalur di Taman Nasional Lorentz.
2. Apakah Gunung Semeru ditutup untuk pendakian September 2026?
Ya. Pendakian Gunung Semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang aktivitas wisata pendakiannya ditutup sementara karena tingginya risiko kebakaran.
3. Apakah Gunung Gede Pangrango ditutup?
Ya. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango termasuk salah satu kawasan yang masuk daftar penutupan sementara aktivitas wisata pendakian.
4. Mengapa pendakian di sejumlah gunung ditutup?
Penutupan dilakukan sebagai langkah pencegahan karena kondisi musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Vegetasi serta material yang mengering lebih mudah terbakar dan dapat memperbesar dampak kebakaran di kawasan konservasi.
5. Apakah semua gunung di Indonesia ditutup untuk pendakian?
Tidak. Penutupan tidak berlaku untuk seluruh gunung di Indonesia. Pemerintah menetapkan kebijakan berdasarkan tingkat risiko di masing-masing kawasan. Beberapa jalur masih dapat dibuka secara terbatas dengan pengawasan yang lebih ketat.
Kesimpulan
Penutupan pendakian September 2026 diberlakukan di sembilan kawasan konservasi yang dinilai memiliki risiko kebakaran tinggi selama musim kemarau.
Gunung Semeru dan Gunung Gede Pangrango termasuk di dalamnya. Kebijakan ini merupakan langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan pendaki sekaligus melindungi ekosistem kawasan konservasi dari ancaman karhutla.
Bagi pendaki yang sudah merencanakan perjalanan, penting untuk selalu mengecek informasi terbaru mengenai status jalur sebelum berangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




