HSBC-ANA Travel Fair Kembali Digelar, Nasabah Bisa Pangkas Harga Tiket Perjalanan hingga 50 Persen

AKURAT.CO Harga tiket pesawat bukan satu-satunya biaya yang harus dipikirkan ketika merencanakan liburan. Bagi wisatawan Indonesia, pengeluaran juga mencakup hotel, transportasi, atraksi hingga makanan. Karena itu, ketika sebuah travel fair menawarkan kesempatan memangkas nilai transaksi tiket hingga 50 persen melalui Rewards Points, yang menarik bukan sekadar diskonnya, tetapi bagaimana seluruh benefit tersebut bisa dipakai untuk menekan biaya perjalanan.
HSBC Indonesia kembali menggelar HSBC-ANA Travel Fair 2026 bersama All Nippon Airways (ANA). Pada edisi Oktober 2026, nasabah dapat memanfaatkan HSBC Rewards Points untuk mengurangi nilai transaksi hingga 50 persen sesuai ketentuan program, selain mendapatkan cashback, flash sale, cicilan 0 persen, hingga berbagai benefit perjalanan lainnya.
Secara sederhana, keuntungan utama HSBC-ANA Travel Fair bagi nasabah adalah tersedianya beberapa cara untuk mengurangi beban pembayaran perjalanan. Benefit tersebut meliputi:
penggunaan HSBC Rewards Points hingga 50 persen dari nilai transaksi sesuai ketentuan;
cashback hingga Rp16 juta;
flash sale dengan penghematan hingga Rp2 juta per tiket;
cicilan 0 persen hingga enam bulan;
Business Class upgrade menggunakan Rewards Points;
Buy 1 Get 2 untuk sejumlah hotel, atraksi, tur, dan layanan perjalanan;
Save & Fly dengan cashback hingga Rp17 juta sesuai ketentuan;
kesempatan mendapatkan 5x HSBC Rewards Points bagi transaksi tertentu nasabah Premier.
Baca Juga: HSBC Ungkap Sektor Pilihan di Bursa Indonesia Saat Suku Bunga Tinggi: Bukan Tambang
Baca Juga: HSBC Sebut 'Anti-AI Trade' Bisa Bawa Dana Asing Kembali ke Pasar Saham Indonesia
Apa Keuntungan Nasabah di HSBC-ANA Travel Fair?
Hal paling menarik dari travel fair ini adalah Rewards Points tidak hanya diposisikan sebagai hadiah setelah transaksi, tetapi dapat digunakan untuk mengurangi nilai pembayaran perjalanan. HSBC menyebut nasabah dapat menggunakan Rewards Points untuk mengurangi nilai transaksi hingga 50 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Artinya, jika digunakan dalam transaksi yang memenuhi syarat, poin dapat mengurangi bagian uang tunai yang harus dikeluarkan nasabah. Mekanisme ini berbeda dengan diskon langsung dari harga tiket karena sebagian nilai transaksi dibayarkan menggunakan poin yang telah dikumpulkan.
Fransisca Arnan, Head of Marketing & Customer International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia, menjelaskan bahwa nasabah cukup sensitif terhadap harga sehingga HSBC menyediakan sejumlah alternatif untuk membuat transaksi perjalanan lebih ekonomis.
“Dengan fuel surcharge yang trennya naik, kami memberikan pilihan yang lebih ekonomis, seperti points, installment, buy one get two, sehingga customer merasa ‘I should get the best offer here,’” ujar Fransisca dalam acara Media Luncheon HSBC ANA Travel Fair di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa strategi travel fair tidak hanya mengandalkan satu bentuk promo. Nasabah dapat memilih benefit berdasarkan kondisi keuangan dan kebutuhan perjalanan masing-masing.
Potongan hingga 50 Persen dengan Rewards Points
Angka 50 persen perlu dipahami secara tepat. “Hingga 50 persen” bukan berarti harga dasar seluruh tiket ANA otomatis didiskon 50 persen. Angka tersebut merujuk pada kemampuan penggunaan Rewards Points untuk mengurangi nilai transaksi sesuai ketentuan program.
Sebagai ilustrasi, apabila nilai transaksi tiket mencapai Rp8 juta dan transaksi tersebut memungkinkan penggunaan poin hingga batas 50 persen, maka secara matematis nilai yang dapat ditutup dengan poin mencapai Rp4 juta. Sisa Rp4 juta dibayarkan menggunakan dana.
Komponen | Ilustrasi |
|---|---|
Nilai transaksi tiket | Rp8 juta |
Maksimal bagian yang ditutup dengan poin | Rp4 juta |
Sisa pembayaran tunai | Rp4 juta |
Simulasi tersebut hanya menggambarkan batas matematis 50 persen. Jumlah Rewards Points yang diperlukan, syarat transaksi, dan ketentuan penukaran tetap mengikuti program yang berlaku.
Hal ini penting karena nilai ekonomi Rewards Points bagi setiap nasabah berbeda. Nasabah yang sudah memiliki saldo poin besar mungkin lebih diuntungkan dengan redemption, sementara nasabah lain bisa jadi lebih membutuhkan cashback atau cicilan untuk menjaga arus kas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








