Mengapa Seni Terapan Disebut Sebagai Benda Hias? Menghiasi Kehidupan dengan Karya Fungsional

AKURAT.CO Seni Rupa Terapan, juga dikenal sebagai applied art, adalah bentuk seni yang memiliki nilai fungsi atau guna sebagai benda, selain nilai estetisnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan karya seni rupa terapan yang berperan sebagai benda hias.
Mari kita eksplorasi lebih lanjut tentang seni rupa terapan berdasarkan referensi ilmiah.
-
Pengertian Seni Rupa Terapan:
- Seni rupa terapan mencakup karya seni yang diciptakan dengan tujuan utama memberikan nilai fungsi atau guna sebagai benda.
- Contoh karya seni rupa terapan meliputi piring, gelas, vas bunga, keranjang, dan sejenisnya.
- Selain memiliki nilai estetika, seni rupa terapan juga memenuhi kebutuhan praktis dalam kehidupan sehari-hari.
-
Fungsi Seni Rupa Terapan:
- Fungsi Individual: Karya seni rupa terapan memenuhi kebutuhan individu, seperti perabotan rumah tangga.
- Fungsi Sosial: Seni rupa terapan juga berperan dalam konteks sosial, seperti perlengkapan ibadah atau pertunjukan.
-
Unsur Seni Rupa Terapan:
- Beberapa unsur yang terdapat dalam seni rupa terapan meliputi arah, garis, ukuran, bangunan (shape), warna, dan kontras gelap-terang (value).
-
Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan dan Contohnya:
- Desain: Karya seni rupa terapan yang melibatkan proses perancangan, seperti desain grafis.
- Arsitektur: Seni rupa terapan yang terkait dengan perancangan bangunan.
- Kriya Terapan: Contohnya anyaman, seni batik, dan kerajinan logam.
- Pakaian dan Perlengkapan Busana: Karya seni rupa terapan dalam bentuk pakaian dan aksesoris.
- Gambar Ilustrasi: Karya seni yang digunakan untuk menghiasi buku atau media cetak.
- Patung Terapan: Contohnya topeng atau patung hiasan.
Dalam seni rupa terapan, nilai fungsional menjadi fokus utama, dan karya-karya ini menghiasi kehidupan kita dengan keindahan dan kegunaan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








