Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 17 Desember 2025

AKURAT.CO Pertanyaan mengenai tanggal Hijriah sering muncul, terutama bagi umat Islam yang ingin menyelaraskan jadwal ibadah dan hari-hari penting keagamaan.
Penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki sistem perhitungan yang berbeda, sehingga konversi tanggal diperlukan untuk mengetahui tanggal Hijriah saat ini.
Berikut konversi tanggal Hijriah untuk 17 Desember 2025 menurut pemerintah (Kemenag) dan Muhammadiyah, serta menjelaskan perbedaan sistem kalender tersebut.
Kalender Islam 17 Desember 2025
Tanggal 17 Desember 2025 bertepatan dengan tanggal Hijriah yang berbeda-beda menurut perhitungan pemerintah (Kementerian Agama) dan Muhammadiyah.
Menurut Pemerintah (Kemenag)
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Jumadil Akhir 1447 H jatuh, pada Sabtu (22/11/2025).
Bulan Jumadil Akhir ini berlangsung selama 29 hari menurut pemerintah, dengan pergantian ke bulan Rajab pada 21 Desember mendatang.
Mengacu pada acuan tersebut, pemerintah mengonversi 17 Desember 2025 menjadi 26 Jumadil Akhir 1447 H. Penetapan kalender pemerintah disusun menggunakan metode hisab.
Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah, terhitung mulai 1447 H, menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuannya, yang bertujuan untuk menciptakan penanggalan yang sama bagi umat Islam di seluruh dunia.
Menurut situs resmi KHGT Muhammadiyah, 1 Jumadil Akhir 1447 H jatuh pada Jumat (21/11/2025), yang berarti lebih cepat satu hari dibandingkan versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 17 Desember 2025 sebagai 27 Jumadil Akhir 1447 H. Prediksi ini senada dengan keputusan PP Muhammadiyah yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Baca Juga: MPR Dukung Komitmen Presiden Prabowo Tindak Tegas Pembalakan Liar
Menurut Nahdlatul Ulama (NU)
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar NU, melalui Pengumuman Nomor 106/PB.08/A.II.11.13/13/11/2025, menetapkan 1 Jumadil Akhir 1447 H pada, Sabtu (22/11/2025).
Penetapan ini didasarkan pada metode istikmal, yaitu penggenapan umur bulan menjadi 30 hari, karena hilal tidak terlihat di seluruh Indonesia pada saat pengamatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









