Diton Gelar Mudik Bareng 2026, Fasilitasi Pemudik Gratis ke Surabaya dan Yogyakarta

AKURAT.CO Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga.
Pada musim mudik 2026, jutaan pemudik memilih berbagai moda transportasi, mulai dari kendaraan pribadi, transportasi umum, hingga program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun sektor swasta.
Salah satu perusahaan yang turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini adalah PT Difan Prima Paint melalui program Mudik Bareng Diton 2026.
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Dengan menyediakan fasilitas transportasi gratis, perusahaan ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik sekaligus mempererat hubungan dengan konsumen di berbagai daerah.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama pada momentum besar seperti Lebaran.
Program Mudik Gratis dengan Rute Surabaya dan Yogyakarta
Program Mudik Bareng Diton 2026 menyasar para pemudik yang ingin pulang kampung dengan perjalanan yang lebih aman dan terorganisir. Pada tahun ini, rute perjalanan yang disediakan mencakup dua kota tujuan utama, yakni Surabaya dan Yogyakarta.
Keberangkatan program mudik gratis ini dilakukan pada 18 Maret 2026 dengan titik awal perjalanan dari Pabrik PT Difan Prima Paint di Cikarang. Peserta yang mengikuti program ini mendapatkan fasilitas transportasi menuju kampung halaman tanpa dipungut biaya.
MarComm Manager PT Difan Prima Paint, Karina Ghaizany, mengatakan bahwa program ini dihadirkan untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik.
“Melalui Program Mudik Bareng Diton ini, Kami turut ingin menyukseskan mudik 2026 agar aman, nyaman dan lancar, sehingga para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dan berkumpul Bersama keluarga.”
Program ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya juga digelar pada tahun lalu. Pada tahun ini, jumlah kuota yang disediakan ditingkatkan karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis tersebut.
Bagian dari Komitmen Sosial dan Peningkatan Awareness Brand
Selain membantu masyarakat yang ingin pulang kampung, program ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat hubungan dengan konsumen sekaligus meningkatkan awareness produk Diton di berbagai daerah.
Karina menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif sosial perusahaan yang akan terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Melalui program ini, kami ingin mempererat hubungan dengan konsumen dan turut menjadi bagian dalam perjalanan mudik mereka, Harapannya di tahun depan, kami dapat memberangkatkan lebih banyak lagi pemudik sebagai bentuk kepedulian dan bagian dalam program CSR Diton.”
Melalui program Mudik Bareng Diton, perusahaan berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman setiap tahunnya.
Program mudik gratis yang digagas perusahaan swasta seperti Mudik Bareng Diton menjadi salah satu solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih mudah.
Dengan meningkatnya minat masyarakat setiap tahun, inisiatif seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pemudik di masa mendatang.
Partisipasi sektor swasta dalam mendukung tradisi mudik juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dapat memberikan dampak nyata dalam menciptakan perjalanan Lebaran yang lebih aman dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





