Ramai Influencer Jadi Target Penipuan Digital, Ini 10 Cara Melindungi Akun Media Sosial yang Aman!

AKURAT.CO Maraknya kasus penipuan digital di kalangan influencer, membuat masyarakat waspada dan perlu mengetahui cara melindungi akun media sosial.
Keamanan akun media sosial menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Pelaku kejahatan siber kini menggunakan berbagai modus, mulai dari tautan palsu, pencurian kode OTP, hingga peretasan akun untuk mendapatkan data pribadi korban.
Agar akun tetap aman dan tidak mudah disalahgunakan, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan sejak sekarang.
Berikut cara melindungi akun media sosial dari penipuan digital yang penting untuk diketahui.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Pastikan DTSEN dan Subsidi BBM Segera Dibenahi
Cara Melindungi Akun Media Sosial dari Penipuan
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Buat password yang sulit ditebak dengan menggabungkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Hindari menggunakan tanggal lahir, nama sendiri, atau kombinasi yang terlalu sederhana.
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Factor Authentication)
Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan. Saat ada yang mencoba masuk ke akunmu, sistem akan meminta kode verifikasi yang dikirim ke ponsel atau aplikasi autentikasi.
3. Jangan Sembarangan Klik Tautan
Hati-hati jika menerima pesan berisi tautan dari orang yang tidak dikenal atau bahkan dari teman yang akunnya mungkin sudah diretas. Tautan palsu sering digunakan untuk mencuri data login atau informasi pribadi.
4. Jangan Pernah Membagikan Kode OTP
Kode OTP (One-Time Password) bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pemilik akun. Jika ada seseorang yang meminta kode OTP dengan alasan apa pun, jangan pernah memberikannya.
Baca Juga: Wimbledon: Dipaksa Peras Keringat 3 Set oleh Wakil Rusia, Langkah Janice Tjen Terhenti
5. Waspadai Akun atau Pesan Mencurigakan
Jangan mudah percaya pada akun yang menawarkan hadiah, investasi dengan keuntungan besar, atau meminta uang secara mendadak. Selalu periksa kembali identitas pengirim sebelum transaksi.
6. Rutin Perbarui Password
Mengganti kata sandi secara berkala dapat mengurangi risiko akun disalahgunakan, terutama jika pernah login di perangkat umum atau mengalami kebocoran data.
7. Keluar dari Akun di Perangkat yang Tidak Digunakan
Jika pernah login di komputer kantor, warnet, atau perangkat milik orang lain, pastikan kamu sudah keluar (logout) setelah selesai. Jangan lupa cek daftar perangkat yang masih terhubung di perangkat lain.
8. Batasi Informasi Pribadi yang Dibagikan
Hindari mengunggah data penting seperti nomor telepon, alamat rumah, foto kartu identitas, atau informasi pribadi lainnya secara terbuka.
Semakin sedikit data pribadi yang tersebar, semakin kecil peluang dimanfaatkan oleh pelaku penipuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




