Lari di PIK, Nikmati Rute Mangrove hingga Panorama Tepi Pantai

AKURAT.CO Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dinilai memiliki potensi besar menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, termasuk event lari secara rutin hingga berskala besar.
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda DWK, mengatakan, PIK semakin populer sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan lari. Bahkan, sepanjang Agustus 2026 terdapat lima event lari yang digelar di satu lokasi, yakni Sunset Pier.
“Misalnya, dalam bulan Agustus ini ada lima kali event lari di Sunset Pier. Berarti ada minggu yang bahkan dua kali event lari,” ungkap Miranda, Minggu (23/8/2026).
Menurut Miranda, salah satu daya tarik PIK adalah tersedianya beragam pilihan lanskap dan pengalaman bagi peserta.
Jalur lari dapat menyuguhkan pemandangan mangrove, kawasan tepi pantai, hingga Greenbelt yang berada di sisi sungai.
“Ada yang view-nya mangrove, kemudian yang tepi pantai, yang juga ada yang di Greenbelt. Di Greenbelt itu tepi sungai, banyak sekali area-area yang memang juga untuk jalurnya sudah dipersiapkan untuk lari dan sangat nyaman,” jelasnya.
Dia menyambut positif wacana menjadikan PIK sebagai lokasi penyelenggaraan event lari secara rutin, termasuk peluang pengembangan kegiatan dengan skala yang lebih besar.
“Kami tentu menyambut dengan sangat gembira wacana untuk menjadikan event lari sebagai event yang rutin di tempat ini,” kata Miranda.
PIK Dinilai Cocok untuk Event Olahraga
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, juga menilai PIK memiliki potensi besar menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga, termasuk event lari berskala besar.
Menurut Rahayu, kawasan PIK memiliki area yang luas dan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat.
Namun, dia mendorong penambahan ruang terbuka hijau untuk mendukung aktivitas olahraga.
“PIK ini sangat cocok untuk olahraga karena lahannya luas. Tapi saya berharap lebih banyak pohon ditanam, lebih banyak ruang hijau,” kata Rahayu.
Rahayu menilai ruang hijau penting karena sejumlah titik di kawasan PIK masih terasa cukup panas dan minim pepohonan.
Menurut dia, penambahan vegetasi membutuhkan waktu hingga pohon tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Kalau semakin banyak ruang hijaunya, ke depan PIK bisa menjadi tempat untuk marathon,” ujarnya.
Baca Juga: KPK Tahan Rektor Unsoed, Momentum Bersih-bersih Dunia Pendidikan dari Korupsi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









