Cara Memilih Lokasi Rumah yang Berpotensi Naik Harga, Ini Faktor yang Wajib Dicek!

AKURAT.CO Membeli rumah bukan sekadar mencari tempat tinggal yang nyaman. Jika dilakukan dengan perhitungan matang, properti juga dapat menjadi investasi jangka panjang yang berpotensi memberikan keuntungan melalui kenaikan harga maupun pendapatan sewa.
Salah satu faktor terpenting yang menentukan prospek sebuah properti adalah lokasi.
Rumah di kawasan yang memiliki akses transportasi baik, fasilitas lengkap, serta didukung rencana pengembangan wilayah umumnya mempunyai daya tarik lebih besar bagi pembeli dan penyewa.
Karena itu, jangan hanya terpaku pada harga atau promosi pengembang. Riset terhadap lokasi perlu dilakukan sebelum memutuskan membeli rumah, terutama jika properti tersebut ditujukan sebagai investasi.
Kriteria Lokasi Rumah yang Berpotensi Menguntungkan
1. Perhatikan Aksesibilitas dan Transportasi
Kemudahan akses menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih rumah. Properti yang berada dekat dengan transportasi umum, jalan utama, maupun akses tol cenderung lebih mudah menarik calon pembeli dan penyewa.
Jarak sekitar 500 meter hingga 2 kilometer dari stasiun kereta, halte busway, atau akses jalan tol dapat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan.
Selain kondisi transportasi yang sudah tersedia, perhatikan pula rencana pembangunan infrastruktur baru seperti MRT, LRT, jalan tol, atau jalur kereta. Kehadiran infrastruktur tersebut berpotensi meningkatkan daya tarik kawasan ketika proyek mulai beroperasi.
Kondisi jalan menuju perumahan juga tidak boleh diabaikan. Jalan yang cukup lebar, permukaannya baik, dan mudah dilalui kendaraan menjadi nilai tambah bagi sebuah hunian.
2. Cek Kelengkapan Fasilitas di Sekitar Rumah
Lokasi rumah yang dikelilingi fasilitas publik biasanya lebih menarik untuk dihuni. Sebelum membeli, lakukan pemetaan terhadap fasilitas yang tersedia dalam radius beberapa kilometer.
Beberapa fasilitas yang perlu diperiksa antara lain:
Pendidikan: sekolah, kampus, dan lembaga pendidikan lainnya.
Kesehatan: rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan.
Komersial: supermarket, pasar, pusat perbelanjaan, dan pusat kuliner.
Layanan publik: kantor pemerintahan, tempat ibadah, serta fasilitas umum lainnya.
Semakin mudah fasilitas tersebut dijangkau, semakin besar pula potensi kawasan untuk berkembang menjadi lingkungan hunian yang diminati.
3. Cari Tahu Rencana Pengembangan Kawasan
Jangan hanya melihat kondisi kawasan saat ini. Calon pembeli juga perlu mengetahui bagaimana wilayah tersebut akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Salah satu caranya adalah memeriksa Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Informasi tersebut dapat membantu mengetahui peruntukan lahan dan rencana pembangunan di sekitar lokasi.
Rencana pembangunan jalan tol, stasiun transportasi, kawasan komersial, pusat bisnis, maupun fasilitas publik baru dapat menjadi indikator prospek kawasan.
Namun, penting untuk membedakan antara proyek yang sudah masuk dalam perencanaan resmi dengan sekadar promosi atau rumor pengembangan kawasan.
Baca Juga: PSSI Belum Terima Kabar Timnas Indonesia Bakal Bertandang ke Yordania November
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








