Perfumer Prancis Ungkap Proses di Balik Aroma, Industri Fragrance Indonesia Disebut Menjanjikan

AKURAT.CO Wewangian kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai bagian dari produk perawatan diri, tetapi juga menjadi elemen yang digunakan untuk membangun karakter dan identitas personal.
Di balik aroma yang digunakan konsumen, terdapat proses kreatif yang melibatkan gagasan, karakter olfactive, hingga pertimbangan mengenai respons emosional yang ingin dibangun.
Proses tersebut dibahas dalam kegiatan Inside the Brain of a Perfumer yang menghadirkan perfumer asal Prancis, Pauline Ginisty, di The Summit Club, WTC Sudirman, Jakarta.
Pauline menilai perkembangan industri fragrance di Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan.
Menurutnya, keterbukaan pelaku industri terhadap inovasi menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong pengembangan produk sesuai dengan perubahan kebutuhan pasar.
“Industri fragrance di Indonesia saat ini berada di posisi yang sangat bagus dengan pertumbuhan yang menjanjikan. Saya melihat pelaku industri di sini memiliki ketertarikan yang tinggi dan sangat terbuka terhadap inovasi,” ujar Pauline.
Ia mengatakan karakter pasar Indonesia yang dinamis juga membuka peluang bagi pengembangan berbagai inovasi di sektor wewangian.
“Saya sangat antusias dan siap menguji serta mengantisipasi berbagai peluang maupun tren yang akan datang di industri platform dan wewangian, terutama di Indonesia yang karakternya begitu kaya dan dinamis,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada proses kerja perfumer dalam mengembangkan sebuah fragrance.
Proses tersebut dimulai dari membangun konsep hingga menentukan karakter olfactive yang sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan.
Hubungan antara fragrance dan emosi juga menjadi bagian pembahasan, termasuk bagaimana sebuah ide diterjemahkan menjadi aroma yang dapat menjawab kebutuhan pasar.
Peserta kemudian diajak mengeksplorasi berbagai karakter aroma melalui sesi fragrance showcase.
Sesi ini memberikan gambaran mengenai berbagai pertimbangan yang dilakukan sebelum sebuah aroma menjadi bagian dari produk yang digunakan konsumen.
Bagi konsumen, pemahaman tersebut memberikan konteks mengenai proses di balik pilihan aroma. Wewangian tidak hanya menjadi pelengkap penampilan, tetapi juga dapat membentuk pengalaman tertentu saat digunakan.
Karakter aroma juga dapat menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan identitas personal.
Seiring bertambahnya pilihan produk di pasar, konsumen dapat menemukan beragam karakter fragrance yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi.
Baca Juga: Program SMK Go Global Batch 2 Dibuka, Lulusan D3 hingga S2 Bisa Daftar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








