KUR Jadi Senjata Penting Pemerintah Entaskan Kemiskinan
Demi Ermansyah | 28 April 2025, 22:29 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus menjadi alat strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengagraduasi, Helvi Moraza menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Penyaluran KUR 2025 Regional Sumatera di Padang, Senin (28/4/2025).
"Ini sejalan dengan amanat Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem," kata Helvi.
Dirinya menambahkan, Kementerian UMKM bertugas memastikan akses pembiayaan bagi usaha mikro, meningkatkan akses pasar, serta memperluas pendampingan dan pelatihan.
Dalam rakor yang dihadiri 18 lembaga keuangan, enam lembaga penjamin, 10 Dinas KUKM, dan dua inkubator bisnis itu, Helvi mengapresiasi penyaluran KUR di regional Sumatera.
Hingga Maret 2025, tercatat Rp17,5 triliun telah disalurkan kepada 270.132 debitur.
Helvi juga menekankan pentingnya menjaga kualitas penyaluran, khususnya mengingat karakteristik geografis Sumatera, di mana mayoritas penerima manfaat merupakan petani dan nelayan.
“Saya berharap Rakor ini menghasilkan percepatan penyaluran KUR, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sehingga menjadi katalisator pengembangan UMKM di regional Sumatera," ujarnya.
Sebagai informasi, lima provinsi dengan penyaluran terbesar di Sumatera adalah Sumatera Utara (Rp3,8 triliun), Lampung (Rp2,5 triliun), Sumatera Selatan (Rp2,2 triliun), Riau (Rp2,2 triliun), dan Sumatera Barat (Rp1,9 triliun).
Pemerintah sendiri menargetkan total penyaluran KUR sebesar Rp300 triliun di tahun 2025, dengan fokus kepada 60% sektor produksi, 2,34 juta debitur baru, dan 1,17 juta debitur graduasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









