Profil Devara Putri Prananda, Caleg DPR yang Jadi Dalang Pembunuhan Indriana Dewi, Ternyata Gegara Cinta Segitiga

AKURAT.CO Devara Putri Prananda (24) ternyata menjadi dalang di balik pembunuhan saingan cintanya, Indriana Dewi Eka (25).
Pihak berwajib telah menetapkan Devara Putri sebagai salah satu tersangka dalam kejadian tersebut.
Selain Devara Putri, tersangka lainnya adalah kekasihnya, Didot Alfiansyah (DA), dan Muhammad Reza (MR) yang berperan sebagai eksekutor dalam pembunuhan tersebut. Ketiga tersangka tersebut akan mendapat hukuman maksimal hukuman mati.
Baca Juga: Bantah Kritikan Ahok, Partai Garuda Sebut Gibran Cakap Dan Mumpuni Jadi Cawapres
Hal ini sesuai dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 365 ayat 4 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Motif dari pembunuhan ini karena Didot ingin kembali menjalin hubungan dengan Devara.
Kemudian, Devara Putri pun memutuskan untuk menyewa Reza sebagai eksekutor pembunuhan dari Indriana Dewi. Dengan demikian, Devara Putri menjadi otak pembunuhan dalam merencanakan aksi jahat tersebut.
"Motif dari perkara ini adalah cinta segitiga antara tersangka DA, tersangka DP, dan korban Indriana Dewi serta tersangka ingin menguasai harta milik korban," jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam keterangannya di Bandung, dikutip Rabu (6/3/2024).
Indriana Dewi Eka ditemukan tewas di Bukit Pelangi, Cijayanti, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (20/2/2024). Jasadnya kemudian dibuang ke dalam jurang di Kota Banjar.
Lantas, siapakah sosok Devara Putri Prananda, caleg DPR RI yang jadi otak pembunuhan Indriana Dewi karena cinta segitiga? Berikut ini informasi selengkapnya.
Profil Devara Putri Prananda
Mengutip dari berbagai sumber pada Rabu (6/3/2024), Devara Putri Prananda lahir pada 28 Maret 1999. Saat ini, Devara Putri adalah seorang calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Ia terdaftar sebagai kader Partai Garda Republik Indonesia atau Partai Garuda, dan mencalonkan diri untuk daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX.
Sebelumnya, ia berprofesi sebagai karyawan swasta atau wiraswasta setelah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah menengah atas. Pendidikan terakhirnya dijalani di SMK Ksatrya pada periode 2013-2016.
Sebagai caleg DPR RI, Devara Putri memiliki enam usulan program jika terpilih sebagai wakil rakyat. Salah satunya adalah Program Kesehatan Gratis untuk warga yang tidak mampu secara finansial.
Bukan hanya itu, dia juga memiliki beberapa program andalan lainnya, seperti Inisiatif Pembangunan Infrastruktur yang mencakup pengembangan jalan raya, pembangunan jembatan, dan peningkatan sarana transportasi publik.
Terdapat juga Program Pelatihan Kerja dengan tujuan memberikan peluang kepada masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan tingkat produktivitas.
Selain itu, ia menginisiasi program Pengembangan Ekonomi Lokal dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sebenarnya program utamanya adalah Pengembangan Teknologi dan Inovasi, yang bertujuan untuk mendukung peningkatan daya saing dan kreativitas masyarakat.
Akibat dari kasus pembunuhan tersebut, Devara dihapus dari keanggotaan partai Garuda.
Wakil Ketua Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menegaskan bahwa tindakan kriminal yang dilakukan oleh Devara Putri tidak dapat mencerminkan partainya, dan kasus ini tidak memiliki keterkaitan dengan partai tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









