Profil Suswono, Cawagub Jakarta yang Viral Usai Sarankan Janda Kaya Menikah dengan Pemuda Nganggur

AKURAT.CO Nama Suswono menjadi sorotan netizen di media sosial usai dirinya menyarankan janda kaya raya untuk menikahi pemuda yang menggangur.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suswono Ketika dirinya memperkenalkan program Kartu Anak Yatim. Pada saat itu, pasangan Ridwan Kamil itu ditanya oleh satu salah warga terkait apakah ada program kartu janda.
Baca Juga: Syarat Menikahi Janda yang Ditinggal Mati oleh Suaminya
"Kemarin ada yang nyeletuk. Waktu dialog ini. 'Pak ada kartu janda enggak?'," kata Suswono dikutip pada Senin (28/10/2024).
Kemudian, Suswomo menjelaskan bahwa program tersebut ada, namun ia meminta agar para janda kaya menikahi pemuda pengangguran.
"Saya pastikan kalau janda miskin pasti ada. Tapi masa janda kaya minta kartu juga? Saya sarankan janda kaya tolong nikahi pemuda yang nganggur," ujarnya melanjutkan.
"Coba ingat Khadijah enggak? Tau Khadijah kan? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya Nabi waktu itu belum jadi Nabi. Masih 25 tahun pemuda kan? Nah itu contoh kaya begitu," sambungnya.
Lantas, siapakah Suswono? Berikut ini informasi selengkapnya tentang Cawagub Jakarta yang viral baru-baru ini.
Profil Suswono
Suswono lahir di Tegal pada 20 April 1959. Ia memulai perjalanan kariernya di dunia politik setelah menjadi dosen tetap di Universitas Ibnu Khaldun Bogor selama hampir 40 tahun, dari 1984 hingga 2022.
Ia adalah alumni Fakultas Peternakan IPB, dan pengetahuannya di bidang tersebut menjadikannya salah satu tokoh terkemuka dalam sektor pertanian di Indonesia.
Dalam ranah pemerintahan, Suswono pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI pada periode 2004-2009, yang mengurusi sektor-sektor penting seperti pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, kelautan, dan pangan.
Pada 22 Oktober 2009, ia diangkat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Pertanian.
Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai salah satu menteri yang berhasil dan berprestasi, bahkan menerima penghargaan internasional dari pemerintah Prancis atas kontribusinya di bidang pertanian.
Saat ini, Suswono menjabat sebagai wakil calon Gubernur Jakarta dari Partai Golongan Karya (Golkar), Ridwan Kamil, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Biodata Suswono
Nama Lengkap: Suswono
Lahir: 20 April 1959
Status: menikah
Jabatan Sekarang: Politisi
Pendidikan:
SD Negeri Kalisapu, Tegal (1972)
SMP Negeri Slawi, Tegal (1975)
SMA Negeri Slawi, Tegal (1979)
Sarjana Sosial Ekonomi Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) (1984)
Magister Manajemen Agribisnis IPB (2004)
Doktoral Manajemen Bisnis IPB (2010)
Pengalaman Kerja:
Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor (1984)
Sekretaris Lembaga Pelayanan pada Masyarakat Universitas Ibnu Khaldun Bogor (1985-1986)
Kepala Biro Administrasi Umum Universitas Ibnu Khaldun Bogor (1987-1980)
Tenaga Ahli Menteri Kehutanan (1999-2001)
Anggota DPR RI (2004-2009)
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI (2005-2009) Menteri Pertanian (2009-2014)
Baca Juga: Suswono Sarankan Janda Kaya Nikahi Pemuda Nganggur, Apa Hukum Menikahi Janda karena Kekayaannya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






