Pelita Jaya Perkenalkan Roster 2025, Tidak Banyak Penggantian Signifikan
Leo Farhan | 30 Desember 2024, 21:45 WIB

AKURAT.CO Pelita Jaya Jakarta tetap mempertahankan skuad lamanya untuk mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2025 dengan tidak melakukan pergantian yang signifikan.
Pelita Jaya masih memiliki 17 pemain dalam roster yang sama seperti musim lalu saat mereka menjuarai IBL 2024 usai menaklukkan Satria Muda, meski ada beberapa nama yang diganti.
Pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar, dan jajaran pelatih hanya ingin fokus memperkuat kerja sama tim dari skuad yang ada, tanpa melakukan banyak perubahan susunan pemain.
Sebagian besar pemainnya juga hampir sama dengan yang dimainkan, khususnya di akhir musim, termasuk beberapa pemain lokal dan asing.
Dari jatah tiga kuota pemain asing yang diperbolehkan, PJ masih akan tetap menggunakan jasa K. J. McDaniels dan James L. Dickey III.
Selain itu juga masih ada nama Jaquori Curtis McLaughlin yang akan memperkuat tim sepenuhnya di IBL 2025, salah satu penggawa Pelita Jaya di Basketball Champions League (BCL) Asia tahun lalu.
Baca Juga: Taklukkan Satria Muda, Gelar IBL All Indonesian 2024 Buktikan Dominasi Pelita Jaya di Musim Ini
Sebelum menutup komposisi skuadnya, Pelita Jaya juga memperpanjang kontrak pemain heritage (lokal naturalisasi) mereka, Jerome Anthony Beane Jr.
Sedangkan untuk pemain lokal, komposisi pemain lokal Pelita Jaya juga tisak banyak yang berubah dengan musim lalu.
Meski Andakara Prastawa Dhyaksa dan Agassi Yeshe Goantara kabarnya sedang cedera, namun mereka tetap masuk dalam roster.
Pemain inti seperti M. Reza Fahdani Guntara, M. Arighi, dan Vincent Rivaldi Kosasih masih tetap ada di tim.
Termasuk juga pemain yang diproyeksikan menggantikan Prastawa sebagai kapten tim, yaitu Brandon Van Dorn Jawato.
Dari daftar roster seperti yang dikutip laman IBL, tidak ada nama Hendrick Xavi Yonga, yang merupakan salah satu pilar penting di lini kedua Pelita Jaya.
Namun, sebagai gantinya Coach Ahang memasukkan nama Harits Prasidya Widyadana.
Walau mampu menjuarai musim 2024, Pelita Jaya bukanlah salah satu tim terbaik.
Mereka sempat menderita lima kekalahan dari 26 laga yang sudah dilakoni. Tetapi, hal itu berubah saat memasuki babak playoff.
Pelita Jaya menjelma menjadi tim yang paling menakutkan, hanya menderita satu kekalahan sepanjang putaran pertama hingga final.
Kekalahan tersebut terjadi di babak final saat menghadapi Satria Muda Pertamina.
Menyandang status juara bertahan, Pelita Jaya harus lebih waspada di musim 2025, lantaran mereka bakal menjadi incaran klub-klub peserta IBL.
Berikut daftar roster Pelita Jaya pada IBL 2025:
1. Muhammad Arighi
2. Yesaya Saudale
3. Abiyyu Ramadhan
4. Andakara Prastawa
5. Agassi Goantara
6. Aldy Rachman
7. Reggie Mononimbar
8. Brandon Jawato
9. Vincent Kosasih
10. Greans Chandra Tangkulung
11. M. Reza Guntara
12. Nickson Gosal
13. Harits Prasidya (rookie)
14. K. J. McDaniels (pemain asing)
15. Jaquori Curtis McLaughlin (pemain asing)
16. James L. Dickey III (pemain asing)
17. Jerome Anthony Beane Jr. (pemain lokal naturalisasi).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






