AKURAT.CO, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) secara resmi dikeluarkan dari keanggotaan Komite Olimpiade (NOC) Indonesia (KOI) menyusul arahan langsung dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, mengatakan bahwa akan ada induk cabang olahraga tinju baru untuk menggantikan Pertina.
"Menurut laporan Ketum KOI kepada kami, sudah dilakukan mediasi dan komunikasi dengan Pertina. Tampaknya Pertina tidak menyanggupi untuk mengubah induk organisasi internasionalnya," kata Menpora Dito saat ditemui di kantornya, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4).
"IOC meminta kepada NOC untuk membuat federasi yang baru. Iya (akan ada federasi baru pengganti Pertina), sementara NOC tanggung jawab untuk itu, dan saya akan meminta laporan secara berkala."
IOC tercatat mengambil alih tinju dalam dua olimpiade terakhir setelah IBA diskors sebagai badan pengatur olahraga dunia pada 2019 karena masalah tata kelola, keuangan, wasit, dan etika.
Masalah yang menyelimuti IBA membuat cabor tinju pada awalnya tidak menjadi bagian dari program Los Angeles 2028. Namun, tinju sekarang sudah mendapat lampu hijau menyusul terbentuknya badan tinju resmi baru bernama World Boxing.
Baca Juga: IOC Hapus IBA Sebagai Lembaga Tinju Dunia
World Boxing sendiri telah mendapat pengakuan sementara sebagai badan pengatur internasional untuk olahraga tinju. Badan ini dibentuk pada April 2023 dan sekarang memiliki 84 anggota di lima benua.
Disinggung mengenai nasib atlet-atlet nasional, Menpora Dito, menegaskan bahwa tetap akan mengutamakan prestasi atlet. Momen ini juga bakal dijadikan kesemoatan untuk membuat tinju nasional semakin bergeliat.
"Justru ini bagaimana kita bagaimana memastikan tinju ini bisa kembali bergeliat. Dan scouting atlet-atlet di daerah ini berjalan dan kejurnas bisa dilakukan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






