Daniil Medvedev Akhiri Paceklik Gelar, Juara di Kazakhstan Setelah Dua Tahun Puasa Trofi
Leo Farhan | 20 Oktober 2025, 17:25 WIB

AKURAT.CO, Daniil Medvedev memecah kebuntuan panjang dengan meraih gelar pertama dalam dua tahun terakhir setelah menaklukkan wakil Prancis, Corentin Moutet, dengan skor 7-5, 4-6, dan 6-3 pada final turnamen ATP 250 Almaty Terbuka, di Almaty Arena, Kazakhstan, Minggu (19/10).
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Daniil Medvedev yang terakhir kali mengangkat trofi pada Mei 2023 di Roma. Dalam rentang dua tahun, petenis berusia 28 tahun itu sempat enam kali gagal di partai puncak, termasuk di dua turnamen Grand Slam, AS Terbuka 2023, dan Australia Terbuka 2024.
Musim 2025 kali ini juga tidak berjalan mudah bagi Daniil Medvedev. Ia tersingkir dini di seluruh ajang Grand Slam, bahkan tiga kali langsung angkat koper di babak pertama.
Namun, keputusan menggandeng dua pelatih baru—Thomas Johansson dan Rohan Goetzke—terbukti membawa perubahan signifikan. Medvedev tampil lebih stabil dengan hasil semifinal di Beijing dan Shanghai sebelum akhirnya menembus podium tertinggi di Almaty.
"Rasanya luar biasa. Saya tidak selalu puas dengan permainan saya, tapi kemenangan ini sangat berarti. Di poin-poin penting, saya bermain dengan tenang dan cerdas," ujar Medvedev dikutip AFP.
Dalam duel final, pertandingan berlangsung ketat pada dua set pertama. Medvedev tampil lebih agresif di set ketiga dan mematahkan servis Moutet pada kedudukan 4-3 sebelum menutup laga lewat servisnya sendiri.
Baca Juga: Cincinnati Terbuka: Daniil Medvedev Tersingkir di Laga Perdana Usai Ditaklukkan Adam Walton
Kemenangan ini menjadi gelar ke-21 sepanjang karier Medvedev. Uniknya, seluruh trofi tersebut ia raih di 21 kota berbeda. Tambahan poin dari turnamen ini mengangkat peringkatnya ke posisi 12 dunia, mendekat ke zona delapan besar untuk kualifikasi ATP Finals.
"Game terakhir sungguh luar biasa. Saya senang bisa menang dan melanjutkan cerita unik ini—21 gelar di 21 kota," ucap Medvedev.
Gelar di Almaty bukan hanya menandai kebangkitan Medvedev setelah musim penuh tekanan, tetapi juga memperkuat ambisinya untuk kembali bersaing di level elite jelang penutupan musim 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








