Abu Dhabi Terbuka: Janice Tjen/Alex Eala Terhenti di Semifinal Usai Takluk dari Unggulan Keempat

AKURAT.CO, Perjalanan sensasional duet "SEAsters", Janice Tjen (Indonesia) dan Alex Eala (Filipina), di ajang WTA 500 Abu Dhabi Terbuka 2026 akhirnya menemui titik akhir.
Langkah Janice/Eala terhenti di babak semifinal Abu Dhabi Terbuka dengan mengakui keunggulan pasangan unggulan keempat, Tereza Mihalíková (Slovakia) dan Olivia Nicholls (Britania Raya).
Dalam laga perebutan tiket final di Zayed Sports City International Tennis Centre, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Jumat (6/2) malam waktu setempat, Janice/Eala menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Baca Juga: Abu Dhabi Terbuka: Duo 'SEAsters' Janice/Eala Depak Unggulan Kedua untuk Amankan Semifinal
Meski kalah, keberhasilan menembus babak empat besar di turnamen level WTA 500 tetap menjadi catatan sejarah manis bagi kerja sama perdana kedua petenis Asia Tenggara ini.
Janice/Eala sebenarnya memberikan perlawanan sengit sejak awal laga. Di set pertama, mereka mampu mengimbangi permainan agresif Mihalíková/Nicholls hingga kedudukan sempat berimbang.
Namun, kematangan pasangan unggulan keempat itu berbicara banyak di poin kritis. Mihalíková/Nicholls berhasil mencuri dua gim beruntun untuk menutup set pertama dengan skor 6-4.
Memasuki set kedua, Janice/Eala tampak mulai kehilangan tenaga setelah jadwal padat yang mereka jalani. Sebaliknya, Mihalíková/Nicholls langsung tancap gas dan melesat unggul jauh 3-0.
Walaupun Janice/Eala sempat mencuri poin untuk memutus dominasi lawan, keunggulan lawan sudah terlalu jauh untuk dikejar. Set kedua pun berakhir dengan skor 6-2.
Baca Juga: Abu Dhabi Terbuka: Duet Maut Asia Tenggara! Janice Tjen/Alex Eala Melenggang ke Perempat Final
Berdasarkan statistik pertandingan, efektivitas menjadi pembeda utama pada laga perebutan tiket final kali ini.
Janice/Eala sebenarnya mendapatkan lima peluang break point, namun sayangnya tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi poin. Sebaliknya, Mihalíková/Nicholls tampil klinis dengan memanfaatkan tiga dari lima peluang break yang didapat.
Keunggulan servis juga menjadi milik lawan. Mihalíková/Nicholls mencatatkan persentase kemenangan servis pertama hingga 73 persen dan servis kedua mencapai 78 persen.
Sementara itu, Janice/Eala, meski membukukan dua aces, hanya mampu memenangkan 56 persen poin dari servis pertama mereka.
Dengan hasil ini, berakhir sudah seluruh perjuangan dua wakil Asia Tenggara, baik di sektor tunggal maupun ganda. Janice sebelumnya terhenti di babak kedua tunggal putri, sementara Alex Eala gugur di babak perempat final.
Namun, tidak ada waktu untuk larut dalam kekecewaan. Usai turnamen ini, Alex Eala dan Janice Tjen dijadwalkan langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya dalam rangkaian Middle East Swing, yakni Qatar Open di Doha dan Dubai Tennis Championships.
Pencapaian semifinal di Abu Dhabi menjadi modal berharga bagi Janice untuk terus mendongkrak peringkat dunianya dan membuktikan bahwa petenis Indonesia mampu bersaing di jajaran elite WTA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






