Wimbledon 2026: Serena Williams Tumbang di Tangan Petenis Belia Australia, Swiatek Nyaris Tergelincir

AKURAT.CO Comeback Serena Williams di nomor tunggal Grand Slam Wimbledon 2026 akhirnya harus menemui akhir yang pahit.
Tampil di bawah gemuruh publik Centre Court All England Club, London, Selasa (30/6/2026) waktu setempat, pemilik 23 gelar Grand Slam itu dipaksa angkat koper lebih awal di babak pertama.
Menghadapi petenis muda Australia berusia 20 tahun, Maya Joint, Serena yang kini menginjak usia 44 tahun harus menyerah lewat drama ketat tiga set dengan skor akhir 3-6, 7-6 (8-6), dan 3-6.
Melakoni laga tunggal profesional pertamanya sejak memutuskan menjauh dari tenis pada 2022 lalu, sisa-sisa kedahsyatan mental Serena sebenarnya sempat terlihat.
Adik Venus Williams itu menunjukkan magisnya dengan menyelamatkan satu match point krusial di set kedua untuk memaksakan set penentu.
Baca Juga: Wimbledon: Serena Williams Tandai Comeback Emosional, Siap Guncang All England Club
Sayangnya, Serena tampak kehabisan bensin di set ketiga. Meski sempat melakukan break lebih dulu, faktor fisik tidak bisa berbohong.
Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan babak pertama ketiga secara beruntun bagi Serena di Wimbledon (2021, 2022, dan 2026).
"Saya tidak banyak tidur semalam. Saya terjaga sampai jam dua pagi hanya memikirkan pertandingan ini," kata Maya Joint, dikutip dari Al Jazeera.
"Awalnya sangat menegangkan. Saat saya mencoba menutup pertandingan, Serena benar-benar menaikkan level permainannya."
Meskipun kalah, Serena tetap mendapat sambutan luar biasa dari publik London yang memberikan standing ovation sembari membentangkan spanduk bertuliskan "Unstoppable Queen."
Baca Juga: Serena Williams Resmi Dapat Wildcard Nomor Tunggal di Wimbledon 2026
Serena kini akan langsung mengalihkan fokus penuhnya ke nomor ganda putri bersama sang kakak, Venus Williams.
Iga Swiatek Diperas Tiga Set
Di pertandingan lain, sang juara bertahan sektor tunggal putri, Iga Swiatek, juga harus melalui ujian pasang surut sebelum memastikan tiket babak kedua.
Menghadapi Taylor Townsend, unggulan ketiga asal Polandia itu sempat kehilangan ritme di set kedua akibat melakukan 16 unforced errors, sebelum akhirnya bangkit dan menang dengan skor 6-1, 2-6, dan 6-3.
Di babak kedua, Swiatek sudah ditunggu mantan petenis nomor satu dunia, Karolina Pliskova.
"Sangat berarti bisa membuka pertandingan di lapangan utama sebagai juara bertahan. Saya senang bisa melewati laga tiga set ini," ujar Swiatek.
Baca Juga: Wimbledon: Serena Williams Comeback, Main di Ganda Berpasangan dengan Venus Williams
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







