Wimbledon: Pecahkan Rekor Laga Terlama, Novak Djokovic Butuh Lebih 5 Jam untuk Lolos ke Semifinal

AKURAT.CO, Novak Djokovic sukses mengunci tiket semifinal ke-15 kalinya di Wimbledon setelah memenangi laga epik yang memecahkan rekor sebagai duel perempat final terlama sepanjang sejarah turnamen di All England Club, London, Inggris, Rabu (8/7) WIB.
Menghadapi unggulan ketiga asal Kanada yang berusia 15 tahun lebih muda, Felix Auger-Aliassime, Novak Djokovic dipaksa memeras seluruh sisa energinya selama lima jam 15 menit untuk mengunci kemenangan dengan skor 7-6(12-10), 3-6, 6-3, 6-7(4-7), dan 7-6(10-4).
Saking sengitnya laga, pertandingan ini baru bisa tuntas tepat enam menit sebelum batas waktu jam malam (curfew) Wimbledon pukul 23.00 waktu setempat berakhir.
Kemenangan dramatis ini pun langsung membuat Novak Djokovic teringat akan memori final legendarisnya kontra Roger Federer pada 2019 silam.
"Ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di Wimbledon. Saya tidak ingat kapan terakhir kali bermain sepanjang ini, mungkin laga melawan Roger (Federer) pada final 2019 yang paling mendekati," kata Djokovic dikutip ATP Tour.
"Felix bermain di level yang luar biasa. Beruntung di babak super tie-break set kelima, penampilannya sedikit menurun. Saya memaksimalkan setiap celah, bertahan, dan melepaskan pukulan yang tepat."
Meskipun hampir menginjak usia kepala empat, Djokovic membuktikan bahwa ia belum habis dan masih sanggup menumbangkan darah muda di panggung tertinggi.
Di babak semifinal hari Jumat nanti, Djokovic bahkan sudah ditunggu oleh rival terberatnya sekaligus sang juara bertahan, Jannik Sinner.
Jika Djokovic harus bersusah payah untuk bisa lolos ke babak empat besar, sang petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, justru melenggang relatif lebih mulus ke babak semifinal.
Tampil di Lapangan 1, jawara asal Italia itu sukses menjinakkan petenis veteran Jerman, Jan-Lennard Struff, lewat kemenangan tiga set langsung 7-5, 7-6(7-4), dan 6-3 dalam waktu dua jam 35 menit.
Struff yang membuat kejutan besar sepanjang turnamen ini sebenarnya sempat merepotkan Sinner di set kedua bahkan sempat meraih set point.
Namun, kematangan mental Sinner menjadi pembeda setelah ia sukses melepaskan rentetan servis ace maut.
"Set kedua bisa saja berakhir berbeda. Fase tie-break selalu menjadi spekulasi 50/50. Di set ketiga, saya bermain jauh lebih rileks setelah memimpin," jelas Sinner pasca-laga.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Sinner yang sukses menyapu bersih 12 set beruntun sejak lolos dari babak pertama.
Pertemuan Djokovic vs Sinner di semifinal Wimbledon 2026 dipastikan akan menjadi magnet utama pecinta tenis dunia.
Ini merupakan ulangan dari babak semifinal Wimbledon tahun lalu di mana Sinner keluar sebagai pemenang, sekaligus ulangan semifinal Australia Terbuka Januari 2026 lalu yang dimenangi oleh Djokovic.
Saat ini, Sinner masih memimpin rekor pertemuan (head-to-head) tipis 6-5 atas Djokovic. Duel hari Jumat nanti tidak hanya memperebutkan tiket final, melainkan menjadi panggung pembuktian takhta tertinggi di lapangan rumput London.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








