AS Terbuka: Kembali ke Arthur Ashe Setelah 5 Tahun, Roger Federer Gugup Jelang Laga Eksebisi

AKURAT.CO, Legenda hidup tenis dunia, Roger Federer, bersiap kembali menginjakkan kaki di panggung megah AS Terbuka di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, pada Selasa (25/8/2026) malam waktu setempat.
Meski datang bukan untuk perburuan gelar kompetitif AS Terbuka, pemilik 20 gelar Grand Slam itu mengaku sempat dihinggapi rasa gugup jelang penampilan pertamanya di New York sejak 2019 lalu.
Petenis yang pernah menguasai AS Terbuka dengan lima gelar beruntun (2004–2008) tersebut dijadwalkan tampil dalam laga eksebisi.
Roger Federer bakal melakoni satu set tunggal menghadapi rival lamanya, Andy Roddick, serta satu set ganda berpasangan dengan John McEnroe untuk melawan duet Roddick dan Andre Agassi.
Kendati panggung ini murni bertajuk hiburan, Roger Federer yang kini berusia 45 tahun mengaku tetap merasakan kecemasan lantaran sudah cukup lama tidak memainkan laga tunggal sejak kekalahannya di perempat final Wimbledon 2021 dari Hubert Hurkacz.
"Saya belum pernah lagi memainkan satu set tunggal sejak, entahlah, mungkin saat melawan Hurkacz di Wimbledon lima tahun lalu," kata Federer dikutip Inquirer.
"Saya tidak tahu bagaimana jalannya pertandingan besok. Ada banyak ketidakpastian, tetapi yang pasti ada kebahagiaan besar bisa kembali ke Arthur Ashe, tempat di mana saya memiliki begitu banyak kenangan indah."
Roger Federer Tegaskan Tak Ada Comeback
Kembalinya nama Roger Federer di papan skor raksasa Arthur Ashe disambut riuh dan antusiasme luar biasa dari para penggemar di New York.
Situasi ini sempat memicu spekulasi apakah pria asal Swis tersebut berniat untuk kembali bertanding secara profesional di usia 40-an, menyusul jejak jejak Serena dan Venus Williams. Namun, Federer langsung menepis rumor tersebut.
"Tidak, tidak, tidak. Sama sekali tidak. Terima kasih sudah bertanya. Saya tadinya tidak yakin pertanyaan ini bakal muncul, tetapi saya senang Anda menanyakannya sehingga saya bisa mengklarifikasi jika ada yang berpikiran demikian," tegasnya.
Federer menjelaskan bahwa meski tubuhnya tetap bugar berkat rutin berlatih di gimnasium, fisiknya sudah tidak lagi mendukung untuk kompetisi profesional level tinggi akibat cedera lutut berkepanjangan yang membuatnya menjalani serangkaian operasi pada 2020 dan 2021.
"Lutut saya sudah tidak sanggup lagi. Ia sudah lelah. Pikiran saya juga tidak bisa lagi bersabar untuk menunggu beberapa tahun lagi demi melihat apa yang terjadi," kenang Federer.
Kedatangan Federer ke New York sejatinya menjadi bagian dari rangkaian perjalanannya menuju Newport, Rhode Island.
Pada Sabtu mendatang, Federer dijadwalkan bakal diresmikan masuk ke dalam museum kehormatan tenis dunia, International Tennis Hall of Fame.
Federer merasa laga eksebisi kali ini menjadi kesempatan emosional yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya untuk mengucapkan salam perpisahan secara langsung kepada publik New York.
Kekalahannya dari Grigor Dimitrov di perempat final Amerika Serikat Terbuka 2019 menjadi laga terakhirnya di Arthur Ashe tanpa menyadari bahwa itu adalah perjumpaan penutupnya sebagai pemain.
"Mereka pernah memberi saya standing ovation beberapa tahun lalu saat melihat saya di layar besar sebagai penonton. Namun saya rasa, besok memberi saya kesempatan nyata untuk mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal, yang menurut saya sangat penting," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








