PATRIN Buka Suara Terkait Isu Atlet Tunarungu Galang Donasi untuk Kejuaraan Dunia

AKURAT.CO, Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (PATRIN) akhirnya buka suara terkait beredarnya informasi mengenai dugaan atlet tunarungu Indonesia yang harus melakukan penggalangan donasi dari masyarakat demi berlaga di kejuaraan olahraga internasional.
Melalui rilis resmi di akun media sosial resminya, PATRIN menegaskan bahwa selaku wadah resmi yang menaungi pembinaan dan pengembangan olahraga atlet tunarungu di Tanah Air, pihaknya tidak pernah mengetahui apalagi menerima koordinasi resmi terkait penggalangan dana publik tersebut.
PATRIN meluruskan bahwa mekanisme pengiriman kontingen atlet tunarungu Indonesia ke ajang olahraga internasional selama ini selalu melintasi jalur resmi.
Seluruhnya dikoordinasikan secara terstruktur bersama National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
"Terkait informasi pengiriman atlet tunarungu dan adanya penggalangan donasi dari masyarakat. PATRIN menegaskan bahwa terkait hal tersebut, kami tidak mengetahui dan tidak menerima koordinasi resmi," bunyi pernyataan PATRIN dikutip laman Instagram resminya.
"PATRIN akan melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait agar informasi yang beredar dapat memperoleh kejelasan. Mari bersama menjaga transparansi, koordinasi, dan profesionalisme demi kepentingan serta masa depan atlet tunarungu Indonesia."
Koordinasi Solid dengan NPCI dan Kemenpora
PATRIN memastikan hubungan kerja sama dan koordinasi dengan NPCI berjalan sangat harmonis, khususnya dalam hal pembinaan berkelanjutan serta persiapan penugasan atlet-atlet disabilitas tunarungu ke event internasional.
Guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat merugikan ekosistem olahraga disabilitas, PATRIN berkomitmen mengusut tuntas persoalan ini secara transparan, profesional, dan terkoordinasi.
"Kami akan melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut untuk memperoleh kejelasan mengenai bagaimana atlet-atlet tersebut dapat dikirim tanpa koordinasi resmi kepada PATRIN, NPCI, dan Kemenpora," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, PATRIN turut menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kemenpora RI atas dukungan fasilitas dan perhatian pembinaan yang konsisten diberikan selama ini.
PATRIN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal masa depan para atlet agar seluruh kesempatan mengukir prestasi di level internasional senantiasa ditempuh lewat mekanisme resmi yang terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Fokus utama kami adalah menempatkan kepentingan dan masa depan atlet tunarungu Indonesia sebagai prioritas tertinggi. Pembinaan dan partisipasi atlet di tingkat internasional harus berjalan sesuai prosedur resmi agar hak-hak mereka terlindungi secara profesional," akhir pernyataan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






