Akurat Logo

AS Terbuka: Bertarung Sampai Pukul 3 Pagi, Ben Shelton Pulangkan Carlos Alcaraz

Dian Eko Prasetio | 9 September 2026, 17:48 WIB
AS Terbuka: Bertarung Sampai Pukul 3 Pagi, Ben Shelton Pulangkan Carlos Alcaraz
Petenis asal Amerika Serikat, Ben Shelton, saat beraksi menghadapi Carlos Alcaraz di perempat final AS Terbuka 2026 di New York, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026). USTA/Darren Carroll

AKURAT.CO, Pertarungan sengit berdurasi empat jam 28 menit yang berakhir hingga pukul 03.33 pagi waktu New York mewarnai kejutan besar di babak perempat final Amerika Serikat Terbuka 2026.

Bintang muda tuan rumah, Ben Shelton, sukses menumbangkan juara bertahan AS Terbuka sekaligus peringkat tiga dunia, Carlos Alcaraz.

Bertanding di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB, Ben Shelton menang lewat drama lima set yang mendebarkan dengan skor akhir 6-7(5), 6-1, 6-3, 1-6, dan 7-6(10-7).

Laga ini resmi memecahkan rekor sebagai pertandingan yang selesai paling larut sepanjang sejarah AS Terbuka.

Rekor sebelumnya juga melibatkan Carlos Alcaraz saat mengalahkan Jannik Sinner pada perempat final 2022 yang tuntas pukul 02.50 pagi.

"Bagi saya, ini semua tentang orang-orang di tribun. Dukungan penonton New York yang bertahan hingga pukul tiga pagi dengan teriakan 'USA' adalah hal yang membawa saya meraih kemenangan malam ini," kata Ben Shelton dikutip laman resmi ATP Tour.

Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar dalam karier Shelton berdasarkan peringkat lawan yang dikalahkan.

https://www.akurat.co/arena/888639/as-terbuka-kembali-temukan-ritme-main-carlos-alcaraz-ke-perempat-final-tantang-ben-shelton

Petenis berusia 23 tahun tersebut kini melangkah ke semifinal AS Terbuka untuk kedua kalinya setelah pencapaian serupa pada edisi 2023.

Alcaraz sebenarnya mengawali laga dengan merebut set pertama lewat tie-break. Namun, Shelton langsung bangkit mendominasi set kedua dan ketiga seiring banyaknya kesalahan sendiri (unforced errors) yang dibuat sang juara bertahan.

Meski Alcaraz sempat memaksa digelarnya set penentuan usai merebut set keempat dengan skor 6-1, Shelton tampil jauh lebih tenang di momen krusial tie-break set kelima.

Tertinggal 3-5 pada tie-break sepuluh poin tersebut, Shelton memenangi empat dari lima poin terakhir untuk mengunci kemenangan dramatis.

"Pertandingan yang sangat epik dan menguras fisik. Carlos adalah salah satu juara terbesar di olahraga ini meskipun baru berusia 23 tahun. Ini tentu pertandingan paling menyenangkan sepanjang karier saya" kata Shelton.

Kegagalan ini sekaligus menghentikan rekor 18 kemenangan beruntun Alcaraz di ajang Grand Slam sekaligus memupus ambisinya untuk mempertahankan gelar juara di Flushing Meadows.

Comeback Luar Biasa Frances Tiafoe Siapkan Duel Antar Sahabat

Di partai semifinal yang dijadwalkan berlangsung Jumat mendatang, Shelton bakal berhadapan dengan rekan senegaranya, Frances Tiafoe.

Kepastian itu didapat usai Tiafoe mengukir comeback tak kalah fantastis saat menghadapi Alex Michelsen.

Tiafoe yang tertinggal dua set terlebih dahulu dan sempat tertinggal 0-3 di set kelima berhasil membalikkan keadaan untuk menang 5-7, 3-6, 7-5, 6-3, dan 7-6(10-6) dalam durasi empat jam 38 menit.

"Awalnya semua orang tertidur di beberapa jam pertama, dan saya pun ikut 'tertidur' bersama kalian. Namun seiring berjalannya laga, energinya menjadi sangat luar biasa," jelas Tiafoe.

Hasil ini menjadikan Tiafoe sebagai petenis putra Amerika Serikat pertama di abad ini yang mampu menginjakkan kaki di semifinal AS Terbuka sebanyak tiga kali (2022, 2024, dan 2026) sejak rekor terakhir Andre Agassi.

Pertemuan Shelton versus Tiafoe dipastikan bakal menyajikan duel sengit antar sahabat sekaligus menjamin satu tempat bagi wakil tuan rumah di partai puncak tunggal putra AS Terbuka 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.