Pasca Asian Games, Kerja Berat Menanti Bulutangkis Menuju Olimpiade Paris

AKURAT.CO, Kegagalan skuat bulutangkis Indonesia di Asian Games Hangzhou 2022 dengan sendirinya langsung mengalihkan pandangan ke ajang terbesar tahun depan: Olimpiade Paris 2024.
Berangkat dari buruknya penampilan di Asian Games, mampukah Indonesia memperbaiki situasi dalam waktu kurang dari sembilan bulan untuk mempertahankan tradisi emas di Olimpiade Paris?
Jika melihat ranking kualifikasi Olimpiade Paris, Indonesia punya enam wakil yang masuk dalam zona lolos. Rinciannya adalah dua di tunggal putra, satu di ganda putra, dan masing-masing satu di nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.
Baca Juga: Tanpa Medali, Hangzhou 2022 Terburuk Dalam Sejarah Bulutangkis Indonesia Di Asian Games
Menghitung sisa waktu untuk kualifikasi, masih ada sekitar kurang dari enam bulan sampai batas akhir 28 April 2024. Di tahun ini saja, selepas Asian Games ada sembilan turnamen kualifikasi di bawah naungan BWF dengan level minimal World Tour Super 300.
Sementara tahun depan ada sekitar delapan turnamen dengan level minimal World Tour Super 300. Di antaranya adalah Malaysia Terbuka dan Indonesia Masters di Januari dan turnamen bergengsi All England pada Maret.
Pasca Asian Games, sudah terbentang empat turnamen tur Eropa sepanjang Oktober sampi awal November 2023. Diawali dari Finlandia Terbuka pada 10-15 Oktober, para pebulutangkis akan terbang ke Denmark Terbuka, kemudian Prancis Terbuka, dan mengakhiri perjalanan di Jerman untuk Hylo Terbuka pada 5 November 2023.
Baca Juga: Asian Games: Gregoria Tersingkir, Indonesia Dipastikan Tanpa Medali
Dari Eropa, perjalanan kembali ke Asia untuk Korea Masters, Jepang Masters, China Masters, dan India Masters sepanjang November. Adapun di akhir tahun akan ada turnamen penutup musim Final BWF di Guangzhou, China.
Adapun mereka yang berada dalam radar Olimpiade Paris 2024 saat ini adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Olimpiade Paris membolehkan maksimal dua wakil dari satu negara untuk setiap sektor. Syaratnya adalah dua atlet bersangkutan berada di ranking 16 besar untuk nomor tunggal dan delapan besar di sektor ganda.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







