Mulyo Handoyo: Alwi Farhan Akan Mencapai Puncaknya Di Olimpiade 2028

AKURAT.CO, Keberhasilan Alwi Farhan menjadi juara dunia junior 2023 membuat Indonesia punya regenerasi cerah untuk sektor tunggal putra. Pelatih bulutangkis bertangan dingin yang mengorbitkan Taufik Hidayat, Mulyo Handoyo, memperkirakan Alwi Farhan akan mencapai puncaknya di Olimpiade 2028.
“(Alwi Farhan) ini aset yang bagus sehingga mesti harus ada program akselerasi percepatan untuk anak ini supaya dia lebih cepat berkembang menjadi senior. Paling enggak ada prioritas supaya dia dapat naik level ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Mulyo kepada Antara, Kamis (12/10).
“Pemain ini menurut saya bisa mencapai puncaknya di Olimpiade 2028. Kalau Olimpiade 2028, dia kan baru umur 23 tahun, itu golden age-nya di sana. Sehingga kalau kita salah (mempersiapkan), habis, hilang waktunya.”
Baca Juga: Raih Gelar Juara Dunia Junior, Alwi Farhan Pelipur Lara Kegagalan Asian Games
Alwi Farhan menjadi juara sektor tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior 2023 menghadapi wakil China, Hu Zhe An. Dalam laga yang digelar di Spokane, Washington, Amerika Serikat, Minggu (8/10) tersebut, Alwi menang tiga set dengan skor 21-19, 19-21, dan 21-14 dalam waktu 65 menit.
Kemenangan Alwi di Washington juga menjadi sejarah karena ia adalah pemain Indonesia pertama yang menjadi juara di nomor tunggal putra Kejuaraan Dunia. Mulyo Handoyo menyebut bahwa sukses Alwi merupakan motivasi untuk bangkit selepas cabang bulutangkis gagal total di Asian Games Hangzhou 2022.
Baca Juga: Setelah Juara Dunia Junior, Alwi Farhan Kejar Ranking 50 Besar Dunia
“Kita harus bangkit, meski bulutangkis kita sempat kalah di Asian Games. Keberhasilan Alwi ini semestinya menjadi motivasi pebulutangkis muda Indonesia bisa bersaing di kejuaraan berikutnya,” ucap Mulyo Handoyo.
Penilaian Mulyo Handoyo terhadap Alwi Farhan patut dipertimbangkan mengingat ia adalah pelatih andal dengan spesialisasi tunggal putra. Di tangannya, Taufik Hidayat meraih medali emas Olimpiade Athena 2024.
Mulyo juga diketahui sebagai pelatih yang mengangkat pebulutangkis asal India, Kidambi Srikanth, ke posisi ranking satu dunia. Juga Loh Kean Yew yang menjadi pebulutangkis Singapura pertama sebagai juara dunia pada 2021.
Meski demikian, untuk naik ke level senior, Alwi Farhan harus bersaing dengan empat pemain utama sektor tunggal putra Pelatnas PBSI. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, dan Cristian Hadinata.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








