Menuju Piala Thomas Keempat di Negeri China, Mampukah Indonesia Kembali Menjadi Raja?

AKURAT.CO, Piala Thomas dan Uber 2024 yang akan digelar di Chengdu, China, merupakan turnamen keempat yang digelar di negara dengan julukan Negeri Tirai Bambu tersebut. Indonesia punya sejarah sukses setidaknya di satu kejuaraan di sana.
Ya, adalah final di Guangzhou pada edisi 2002 di mana Indonesia meraih Piala Thomas dengan mengalahkan Malaysia di final. Itu adalah gelar Piala Thomas kelima Indonesia secara beruntun sejak 1994.
Gelar di Guangzhou juga menandai akhir dominasi Indonesia karena China membalas dalam satu dekade berikut dengan menjadi juara di lima kejuaraan beruntun pula. Dua kali bahkan terjadi di Jakarta, yakni pada 2004 dan 2008.
Baca Juga: Piala Thomas dan Uber: Fajar dan Apriyani Jadi Kapten, Skuad Indonesia Berangkat Rabu Dini Hari
Pun demikian, China sendiri hanya sekali menjuarai Piala Thomas sebagai tuan rumah. Yakni di Wuhan pada 2012 ketika mereka mengalahkan Korea Selatan dengan skor telak 3-0.
Adapun Piala Thomas terakhir yang digelar di China pada 2016 dimenangi oleh Denmark. Ketika itu Denmark mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2 di final yang digelar di Kunshan sekaligus menjadi gelar pertama bagi wakil Eropa.
Bagaimana dengan peruntungan tahun ini?
Tidak salah rasanya untuk menjagokan Indonesia menjadi juara di Piala Thomas 2024 yang akan dilaksanakan di Chengdu High-tech Zone Sports Center Gymasium pada 28 April–5 Mei mendatang.
Jika melihat tren terakhir, Indonesia punya keunggulan setidaknya di dua tunggal dan satu ganda. Di tunggal ada Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang merupakan finalis All England.
Jonatan yang menjuarai All England dengan mengalahkan Ginting juga sukses menjadi juara Kejuaraan Asia yang juga digelar di China pada 9-14 April silam. Jonatan menyingkirkan jagoan China, Li Shi Feng, di final.
Baca Juga: Jonatan Christie Yakin Indonesia Lolos dari Grup Neraka Piala Thomas 2024
Sementara Fajar/Rian yang sempat surut tahun lalu mulai bangkit dengan menjadi juara All England. Sayang di Kejuaraan Asia Fajar/Rian kalah atas wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, yang akhirnya menjadi juara.
Meski begitu, Indonesia punya pemain pelapis yang sama baiknya di sektor tunggal dan ganda. Di ganda masih ada Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sementara tunggal punya Chico Aura Dwi Wardoyo dan juara dunia junior Alwi Farhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk






