Rexy Mainaky: Herry IP Mungkin Berpengalaman, tetapi Pemain Juga Harus Paham Pelatihnya

AKURAT.CO, Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, menegaskan bahwa keberadaan pelatih sekelas Herry Iman Pierngadi di kamp latihannya tak menjamin pebulutangkis bakal berprestasi.
Rexy Mainaky mengatakan bahwa para pemain juga harus berani mengubah cara berpikir dan menyesuaikan diri dengan gaya kepelatihan pelatih yang kerap disapa dengan Herry IP tersebut.
“Kita berdoa pada Tuhan untuk mengubah kita, tetapi kita sendiri tak mengubah diri kita sendiri. Itu kan tidak masuk akal. Hal yang sama untuk kehadiran Herry di sini,” kata Rexy Mainaky sebagaimana dipetik dari The Star.
Baca Juga: Malaysia Resmi Umumkan Herry IP sebagai Pelatih Ganda Putra, Dikontrak Sampai LA 2028
“Mungkin pelatihnya berpengalaman, tetapi para pemain juga harus menyadari diri mereka. Mereka harus memahami rencana pelatih, kemudian menjadi bagian dari rencana itu dan setuju dengan apa rencananya.”
Herry IP, 62 tahun, resmi dikontrak BAM selama empat tahun atau sampai Olimpiade Los Angeles 2028. Pelatih dengan julukan Coach Naga Api itu akan menangani sektor ganda putra Pelatnas Malaysia mulai 1 Februari 2025.
Malaysia mengontrak Herry IP dengan melihat rekam jejaknya yang brilian. Pelatih ini telah menghasilkan pasangan ganda putra kelas dunia lintas generasi seperti Chandra Wijaya/Tony Gunawan, Markis Kido/Hendra Setiawan, serta Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Baca Juga: Rexy Mainaky: Saya sudah Rekomendasikan Herry IP, Keputusan Akhir di Tangan Manajemen BAM
Rexy meminta para pemainnya mengeluarkan kemampuan terbaik untuk memaksimalkan kesempatan berlatih di bawah asuhan Herry IP. Legenda ganda putra Indonesia itu menyebut tak boleh ada komunikasi sepihak.
“Jika hanya satu sisi saja yang bicara soal rencana (latihan dan permainan), tetapi yang lain tak setuju, ini tak akan menjadi. Tidak akan berubah,” kata Rexy.
“Katakanlah kita sudah memberitahu pemain untuk menggunakan taktik ini, tetapi pemain, yang sekarang menerima masukan dari luar, menolak dan ingin bermain menggunakan taktik berbeda. Di situasi itu, tidak ada komunikasi dua arah.”
Herry IP sendiri saat ini masih berada di Indonesia. Ia diharapkan mengangkat performa duet terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, untuk meraih gelar tahun ini dengan target terdekat All England pada Maret nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








