China Terbuka: Jonatan Christie Kandas, Tunggal Putra Indonesia Tanpa Wakil

AKURAT.CO, Langkah pebulutangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, harus terhenti di babak perempat final turnamen BWF World Tour Super 1000 China Terbuka 2026.
Pebulutangkis yang akrab disapa Jojo ini dipaksa angkat koper lebih awal di China Terbuka tahun ini usai takluk di hadapan wakil Kanada, Victor Lai.
Bertanding di Changzhou Olympic Sports Centre, Changzhou, China, Jumat (24/7) siang WIB, Jonatan Christie1 yang menempati posisi unggulan keempat harus mengakui ketangguhan Lai yang diplot sebagai unggulan kedelapan China Terbuka.
Jojo menyerah dua gim langsung dengan skor akhir 14-21 dan 17-21.
Kekalahan ini kian memperpanjang rekor buruk Jonatan saat bersua pemain berusia 21 tahun tersebut. Dari dua pertemuan resmi di arena kompetitif, Jojo selalu menelan kekalahan straight game.
Pertemuan sebelumnya terjadi di partai puncak Indonesia Terbuka 2026 pada awal Juni lalu. Kala itu atmosfer Istora Gelora Bung Karno belum mampu mengantarkan Jonatan meraih podium tertinggi.
Usai laga, Jonatan berjiwa besar mengakui keunggulan sang lawan yang dinilainya memiliki prospek sangat cerah di panggung bulutangkis dunia.
"Walaupun kalah, tetapi ini sudah terbaik yang saya lakukan. Saya melihat Victor Lai salah satu pemain muda yang sangat baik," kata Jonatan.
"Saya rasa dia bisa menjadi pemain yang bagus juga ke depan, terlihat dari cara dia bermain yang tenang, sabar, dan pertahanannya juga solid serta variasi pukulannya cukup baik."
Jojo tampil di bawah performa terbaiknya pada gim pertama. Sempat memimpin tipis di awal laga, peraih medali emas Asian Games 2018 ini justru terus tertinggal pasca-kedudukan imbang 2-2 dan gagal mengejar ketertinggalan poin.
Memasuki gim kedua, pertarungan berjalan jauh lebih alot. Jojo sempat memimpin tipis saat interval dan memperlebar jarak dengan dua poin beruntun.
Namun, momentum berbalik drastis saat Victor berhasil mengemas enam angka berturut-turut untuk mengunci kemenangan.
"Beberapa kali tadi polanya sudah benar, tetapi tiba-tiba berubah dan dia melihat celah itu," kata Jojo.
"Ketika saya agak sedikit kendur, dia coba untuk menaikkan tempo permainan sehingga saya secara tidak langsung mengikuti pola dia lagi."
Gugurnya Jonatan Christie membuat amunisi Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen Super 1000 ini dipastikan habis tak tersisa.
Sebelumnya, pebulutangkis muda Alwi Farhan yang juga dikirim ke Changzhou harus lebih dulu angkat koper setelah langsung menderita kekalahan di babak pertama saat bersua wakil India, Ayush Shetty.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








