Luca Marini Rebut Pole Saat Perebutan Gelar Juara Semakin Memanas

AKURAT.CO - Tercipta begitu banyak drama pada sesi kualifikasi di Grand Prix Indonesia 2023 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (14/10).
Sekembalinya dari cedera, Luca Marini menunjukkan keajaiban di MotoGP Mandalika dengan meraih pole position pertama dalam kariernya usai mencatatkan waktu tercepat 1 menit 29,978 detik.
Pebalap VR46 Racing itu mengungguli pebalap-pebalap Aprilia yang tampil dominan sepanjang akhir pekan. Membuat Maverick Vinales hanya mampu mengamankan posisi runner up, diikuti rekannya Aleix Espargaro di tempat ketiga.
Namun, semua mata tertuju pada sang juara bertahan, Francesco Bagnaia dari tim Ducati Corse selama sesi Q1, saat pemimpin kejuaraan bersiap merebut tempat di Q2.
Pebalap Italia itu harus berjuang keras saat cuaca di lintasan mulai memanas, sebelum akhirnya menemukan performa terbaiknya ketika Q1 menyisakan dua menit terakhir untuk menduduki posisi puncak.
Hanya berselang beberapa detik kemudian, Luca Marini berhasil mengungguli Bagnaia untuk posisi teratas, meninggalkan sang juara bertahan di tepi zona berbahaya.
Benar saja, Enea Bastianini yang mengambil satu putaran terakhir mampu membuat sang juara bertahan sekaligus rekannya keluar dari peringkat dua teratas dan memaksanya untuk mengawali balapan di P13.
Sorotan kini tertuju pada Jorge Martin yang hanya terpaut tiga poin dari Bagnaia dalam perburuan gelar juara musim ini.
Pebalap Pramac Racing itu mendapatkan tekanan sejak awal lantaran mengalami kecelakaan pada putaran pertama, membuatnya bergegar kembali ke pit dengan motor kedua.
Pada sesi Q2 ini, Aprilia mampu tampil dominan seperti yang terjadi sepanjang akhir pekan. Mereka mengendalikan sesi sebelum putaran mengagumkan yang ditunjukkan Luca Marini dengan catatan waktu 1 menit 29,978 detik.
Fabio Quartararo akan memimpin barisan kedua bersama Brad Binder yang mengamankan P5, hasil positif untuk capaian tertinggi KTM, diikuti Jorge Martin untuk posisi keenam.
Berikut hasil lengkap kualifikasi MotoGP Mandalika 2023:
1. Luca Marini - Mooney VR46 Ducati - 1'29.978s
2. Maverick Viñales - Aprilia Racing - +0.031s
3. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - +0.154s
4. Fabio Quartararo - Monster Yamaha - +0.538s
5. Brad Binder - Red Bull KTM - +0.720s
6. Jorge Martin - Pramac Ducati - +0.764s
7. Fabio Di Giannantonio - Gresini Ducati +0.788s
8. Marc Marquez SPA- Repsol Honda - +0.886s
9. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Ducati - +0.930s
10. Jack Miller AUS - Red Bull KTM - +0.992s
11. Enea Bastianini - Ducati Lenovo - +1.083s
12. Miguel Oliveira - Aprilia - +1.215s
Qualifying 1:
13. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo - 1'30.626s
14. Johann Zarco - Pramac Ducati - 1'30.713s
15. Franco Morbidelli - Monster Yamaha - 1'30.729s
16. Pol Espargaro - Tech3 GASGAS - 1'31.006s
17. Raul Fernandez - RNF Aprilia - 1'31.031s
18. Augusto Fernandez - Tech3 GASGAS - 1'31.034s
19. Joan Mir - Repsol Honda - 1'31.143s
20. Takaaki Nakagami - LCR Honda - 1'31.192s
21. Alex Rins - LCR Honda - 1'31.458s
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







