Maestro Desainer Teknik F1 Adrian Newey Resmi Tinggalkan Red Bull Mulai Tahun Depan

AKURAT.CO, Red Bull akhirnya mengonfirmasi secara resmi hengkangnya direktur desain teknik mereka, Adrian Newey. Mekanik tim juara bertahan Formula 1 (F1) itu akan meninggalkan jabatannya mulai awal 2025.
Keputusan ini mengakhiri kiprah Adrian Newey bersama Red Bull sejak 2005. Kinerjanya bersama Red Bull membuat teknisi asal Inggris berusia 65 tahun itu dianggap sebagai desainer teknik terbaik F1 sepanjang masa.
Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, mencatat kemampuan Adrian Newey menciptakan konsep yang melewati batas-batas F1 melebihi perkiraan mendiang bos Red Bull, Dietrich Mateschitz.
Baca Juga: Desainer Teknik Legendaris Dikabarkan Tinggalkan Red Bull karena Skandal Christian Horner
“Dan ketanpalelahan niatnya untuk menang telah membantu Red Bull menjadi kekuatan yang lebih besar bahkan dari yang dibayangkan mendiang Dietrich Mateschitz,” kata Christian Horner.
Pada saat yang sama, keputusan Adrian Newey untuk pergi dari tim F1 yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris, tersebut disertai pula dengan kontroversi yang melingkari Christian Horner.
BBC menulis bahwa Newey memilih menghentikan kerjasamanya dengan Red Bull karena skandal tuduhan perlakuan tak pantas yang dilakukan Christian Horner terhadap staf di tim tersebut.
Kasus ini sempat membuat Christian Horner diselidiki secara internal. Namun, pria asal Inggris yang juga berkiprah bersama Red Bull sejak 2005 itu dibebaskan dari tuduhan.
Baca Juga: Jos Verstappen: Max Banyak Ditanya Soal Kasus Christian Horner, Dia tidak Menyukainya
Sejurus kabar ini beredar di publik, maka spekulasi pun terbuka tentang masa depan Newey pasca Red Bull. Tim asal Italia, Ferrari, disebut merupakan pabrikan paling terdepan yang ingin merekrut Newey.
Hanya saja, Newey diperkirakan baru akan aktif di salah satu tim F1 pada musim 2026 di mana akan ada aturan baru soal desain mobil.
Adrian Newey adalah salah satu desainer teknik paling berpengalaman di F1. Ia pernah mendesain mobil untuk pembalap legendaris asal Brasil, Ayrton Senna, di dekade 1990-an.
Sepanjang kariernya, Newey sudah membantu tujuh pembalap yang berhasil menjuarai F1. Di antaranya adalah Mika Hakkinen, Sebastian Vettel, dan juara tiga musim terakhir, Max Verstappen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








