Tes Buriram: Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor dengan Dominasi Aprilia, Marc Marquez Jatuh 3 Kali

AKURAT.CO, Tim pabrikan Aprilia sukses menutup rangkaian tes pramusim MotoGP 2026 dengan sempurna.
Marco Bezzecchi memimpin dominasi Aprilia dengan menempati posisi puncak pada hari terakhir tes di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, Minggu (22/2) waktu setempat.
Tes resmi ini merupakan pengujian terakhir bagi seluruh pembalap sebelum musim kompetisi 2026 resmi bergulir di sirkuit yang sama pada akhir pekan depan.
Baca Juga: Tes Sepang: Marco Bezzecchi Sebut Kemajuan Aprilia RS-GP Masih Tergolong 'Tipis'
Aprilia Racing menunjukkan taringnya di menit-menit akhir sesi pengujian. Marco Bezzecchi berhasil mencatatkan waktu fantastis satu menit 28,765 detik sekaligus memecahkan rekor lap di Buriram.
Keberhasilan Aprilia kian lengkap setelah pembalap tim satelit Trackhouse, Ai Ogura, menyusul di posisi kedua dengan selisih tipis 0,097 detik.
Hasil ini sekaligus menggeser dominasi Ducati yang sempat memimpin pada hari pertama lewat aksi Alex Marquez.
Dominasi Aprilia di pengujian kali ini juga menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim rival menjelang seri pembuka.
Sementara itu, sang juara dunia bertahan, Marc Marquez, harus puas mengakhiri tes di posisi ketiga.
Meski sempat memimpin hampir sepanjang hari dengan catatan satu menit 28,836 detik, pembalap utama Ducati tersebut mengalami akhir pekan yang sulit dengan tiga kali kecelakaan.
Baca Juga: Bezzecchi Dominan di Valencia, Aprilia Kunci Musim MotoGP 2025 dengan Kemenangan Meyakinkan
Marquez, yang masih dalam masa pemulihan kondisi fisik usai sakit, mengalami insiden di tikungan ketiga saat sesi menyisakan kurang dari dua jam.
Akibatnya, simulasi balapannya (long run) terpaksa terhenti hanya dalam tujuh lap. Tak lama berselang, adiknya, Alex Marquez, juga mengalami kecelakaan di tikungan kesembilan yang sempat memicu dikibarkannya bendera merah (red flag).
Di belakang barisan depan, Francesco Bagnaia menempati posisi keempat. Secara keseluruhan, Bagnaia terlihat jauh lebih siap dan kompetitif dibandingkan dengan kondisinya pada periode yang sama tahun lalu.
Pedro Acosta menjadi yang tercepat di kubu KTM dengan menempati posisi keenam. Sedangkan dua pembalap satelit Ducati dari tim VR46, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio melengkapi posisi sepuluh besar, masing-masing mengisi posisi ketujuh dan kesembilan.
Di kubu Honda, Joan Mir berhasil masuk sepuluh besar sebagai pembalap Honda terbaik. Sementara itu, krisis masih menyelimuti kubu Yamaha. Mesin V4 terbaru mereka masih kesulitan bersaing di papan atas.
Jack Miller menjadi pembalap Yamaha tercepat namun hanya mampu bertengger di posisi ke-16, disusul Fabio Quartararo yang juga masih tertinggal sekitar satu detik dari posisi puncak.
Dengan berakhirnya tes pramusim di Buriram, seluruh tim kini memiliki waktu kurang dari satu pekan untuk melakukan evaluasi final.
Seri perdana MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 di lokasi yang sama di Thailand.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







