FIA Resmi Ubah Regulasi Mesin F1 2026, Berlaku Mulai GP Miami

AKURAT.CO, Federasi Otomotif Internasional (FIA) resmi mengumumkan detail perubahan regulasi unit daya (power unit) Formula 1 (F1) yang akan mulai diimplementasikan pada GP Miami pekan depan.
Langkah cepat ini diambil menyusul gelombang kritik terhadap regulasi baru F1 musim 2026.
Keputusan ini lahir setelah diskusi intensif antara FIA dan para pemangku kepentingan F1 sepanjang April.
Sebelumnya, regulasi mesin 2026 mendapat rapor merah di tiga seri pembuka karena dianggap menghambat performa pembalap di lintasan.
Fokus utama dari revisi aturan ini adalah penyesuaian pada manajemen energi.
Tujuannya jelas, yaitu meminimalisir fenomena "superclipping" (pengurangan tenaga listrik secara tiba-tiba di lintasan lurus) yang dikeluhkan para pembalap.
Dengan perubahan ini, diharapkan para pembalap bisa memacu mobil secara flat out atau maksimal, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan di lintasan.
Dalam pertemuan virtual yang berlangsung selama tiga jam tersebut, seluruh pihak dilaporkan mencapai kesepakatan bulat.
Meski sudah disetujui, perubahan ini masih harus melewati prosedur formal e-vote oleh World Motor Sport Council.
Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, terutama para pembalap yang dianggap menjadi kunci di balik perubahan cepat ini. Ia menekankan bahwa suara pembalap kini lebih didengar daripada sebelumnya.
"Saya ingin memuji semua orang di ekosistem Formula 1, staf FIA, tim, pembalap, dan produsen mesin, atas kerja konstruktif dan kolaboratif dalam waktu yang sangat singkat," kata Ben Sulayem dikutip Crash.
"Lebih dari sebelumnya, para pembalap telah menjadi pusat dari diskusi ini, dan saya ingin berterima kasih atas masukan berharga mereka selama proses ini."
Meskipun perubahan diimplementasikan secara instan di Miami, khusus untuk prosedur start balapan, FIA baru akan melakukan tahap pengujian terlebih dahulu sebelum dianalisis lebih lanjut, demi menjaga kualitas kompetisi yang adil.
"Keselamatan dan keadilan olahraga tetap menjadi prioritas tertinggi FIA. Perubahan ini diperkenalkan untuk mengatasi masalah yang teridentifikasi di seri-seri awal dan untuk memastikan integritas serta kualitas kompetisi tetap terjaga," katanya.
Dengan revisi regulasi ini, publik F1 kini menanti apakah jalannya balapan di Miami akan menjadi lebih kompetitif dan sesuai dengan ekspektasi para penggemar maupun pembalap atau malah menjadi lebih buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






