Akurat
Pemprov Sumsel

Tak Nyaman dengan Regulasi Anyar F1, Max Verstappen Isyaratkan Pensiun Akhir Musim 2026

Dian Eko Prasetio | 31 Maret 2026, 16:50 WIB
Tak Nyaman dengan Regulasi Anyar F1, Max Verstappen Isyaratkan Pensiun Akhir Musim 2026
Pembalap Red Bull, Max Verstappen, di sela F1 GP Jepang 2026 di Suzuka, Jepang, Minggu (29/3/2026). X/redbullracing

AKURAT.CO, Ajang balap Jet Darat Formula 1 (F1) dikejutkan dengan pernyataan pemegang empat gelar juara dunia, Max Verstappen.

Pembalap asal Belanda ini secara terbuka mengakui tengah mempertimbangkan untuk pensiun pada akhir musim 2026 mendatang.

Alasan utamanya, Max Verstappen merasa tidak lagi menikmati kompetisi akibat perombakan regulasi besar-besaran yang mulai diterapkan musim ini.

Perubahan regulasi teknis tahun ini, yang mencakup power unit dan sasis baru dengan fokus besar pada energi listrik, tampaknya menjadi titik balik bagi sang pembalap Red Bull tersebut.

Max Verstappen menilai mobil generasi terbaru ini justru membatasi insting membalapnya.

"Tentu saya mencoba beradaptasi, tetapi cara membalapnya tidak menyenangkan. Ini benar-benar anti-driving. Pada satu titik, ini bukan lagi apa yang ingin saya lakukan," ujar Verstappen kepada BBC Sport usai finis di posisi kedelapan pada GP Jepang, Minggu (29/3).

Meski Red Bull sedang kesulitan menembus papan atas di tiga seri awal musim ini, Verstappen membantah jika keinginannya mundur disebabkan oleh performa mobil yang merosot.

Pembalap berusia 28 tahun ini menegaskan bahwa keputusannya bukan soal kemenangan atau materi. Baginya, passion dalam membalap adalah segalanya.

"Saya bisa dengan mudah menerima posisi P7 atau P8. Saya realistis karena tidak mungkin kita bisa mendominasi selamanya. Ini bukan soal uang, ini soal gairah," tegasnya.

Jadwal F1 yang padat dengan 22 hingga 24 balapan setahun juga menjadi faktor pertimbangan. Verstappen mulai mempertanyakan apakah pengorbanan waktu jauh dari keluarga sepadan dengan rasa tidak nyamannya di lintasan.

Ia bahkan menyebut upayanya untuk tetap berkomitmen 100 persen saat ini sudah berada di tahap yang tidak sehat.

"Semua dimulai dari menikmati apa yang Anda kerjakan sebelum bisa berkomitmen 100 persen. Saat ini saya masih mencoba, tapi cara saya memaksakan diri untuk berkomitmen menurut saya tidak sehat karena saya tidak menikmati apa yang saya lakukan," tutur Verstappen.

Sinyal hengkangnya Verstappen semakin kuat setelah ia diketahui mulai aktif berkompetisi di luar ajang F1. Akhir pekan lalu, ia tertangkap kamera mengikuti balapan GT3 di sirkuit Nurburgring, Jerman.

Sebagai informasi, Verstappen mendominasi F1 dengan memenangkan empat gelar juara dunia berturut-turut pada periode 2021-2024, sebelum akhirnya takhta tersebut direbut oleh Lando Norris dari McLaren pada musim lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.