Moto3 Ceko: Finish Top 5 Dari Start ke-20, Veda Ega Pratama Sabet Lap Tercepat
AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan mentalitas kelas dunia pada balapan seri kesembilan Moto3 Grand Prix Ceko 2026.
Sempat terlempar ke posisi start ke-20 akibat sanksi penalti berat, rider andalan Honda Team Asia ini melakukan aksi comeback yang sangat mencengangkan untuk finis di posisi kelima (P5) MotoGP Ceko di Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko, Minggu (21/6/2026) siang WIB.
Balapan MotoGP Ceko sepanjang 16 putaran tersebut berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem dan suhu lintasan yang sangat panas. Namun, tantangan fisik tersebut justru dibakar oleh Veda Ega Pratama menjadi motivasi tinggi.
Sesaat setelah lampu start padam, pembalap rookie asal Gunungkidul ini melakukan start melesat bagai peluru dan langsung memotong jarak dengan melewati sebelas pembalap sekaligus di lap-lap awal.
Langkah impresif Veda Ega Pratama tidak berhenti di situ. Dengan ritme balap yang luar biasa konsisten, ia terus memburu rombongan terdepan yang sedang memperebutkan podium tertinggi.
Veda bahkan mampu menasbihkan dirinya sebagai pembalap tercepat di lintasan setelah sukses mengukir rekor putaran tercepat (fastest lap) dalam balapan tersebut.
Hebatnya, Veda mampu menyentuh garis finis di peringkat kelima dengan hanya terpaut tipis 0,900 detik dari sang pemenang balapan.
Sayangnya, meski finis di posisi lima besar, Veda mengaku masih menyisakan sedikit rasa penasaran karena merasa memiliki potensi besar untuk menapakkan kaki di tangga podium.
"Dari P20 ke P5, saya senang dengan balapannya, tetapi saya juga merasa ada yang kurang. Sejak seri Mugello saya selalu bertarung di barisan depan, dan hari ini kami sebenarnya sudah sangat dekat dengan podium," kata Veda.
"Memulai balapan dari P20, fokus tunggal saya hanya menekan gas sedalam mungkin dan menjangkau rombongan depan secepat mungkin. Saya tidak terlalu memikirkan kondisi ban. Saya hanya ingin mengejar rombongan dan bertarung. Saat berhasil menjangkau mereka, saya merasa nyaman dan bisa mengikuti ritme mereka."
Performa sensasional Veda langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari sang Manajer Tim, Hiroshi Aoyama. Mantan pembalap MotoGP itu memuji daya juang Veda dan rekan setimnya, Zen Mitani, yang finis di posisi ke-19 setelah berjuang keras dari posisi start ke-23.
"Hari ini balapan Moto3 yang sangat mendebarkan di bawah cuaca yang sangat panas. Veda melakukan comeback yang sangat impresif. Mengingat situasi kualifikasi (penalti) dan fakta bahwa ini adalah kunjungan pertama mereka ke Brno, saya rasa mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa," puji Hiroshi Aoyama.
Kendati mendapat banyak pujian, Veda menunjukkan kedewasaannya sebagai pembalap profesional dengan langsung melakukan evaluasi dini terkait taktiknya di putaran terakhir (last lap) yang dinilainya masih kalah cerdik dari para pembalap senior.
"Untuk putaran terakhir, saya mengakui masih harus banyak belajar. Banyak pembalap lain yang memiliki pengalaman lebih dari saya dan tahu betul bagaimana cara mengelola momen-momen krusial di akhir balapan. Saya akan mengambil pelajaran berharga dari balapan ini untuk seri berikutnya," tutup Veda mengevaluasi diri.
Tanpa ada waktu bersantai, akhir pekan depan skuad Honda Team Asia akan langsung terbang menuju Sirkuit TT Assen, Belanda, untuk melakoni seri kesepuluh Moto3 Belanda 2026 pada 26-28 Juni mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







