Moto3 Indonesia: Soroti Angin Mandalika dan Motivasi Ekstra Veda Ega, Hiroshi Aoyama Tuntut Revans

AKURAT.CO, Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa seluruh anggota timnya mengusung motivasi berlipat menatap seri ke-17 Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, NTB.
Mantan juara dunia 250cc tersebut meminta para pembalapnya membidik hasil manis di Moto3 Indonesia sebagai penebusan atas akhir pekan yang cukup membuat frustrasi pada seri sebelumnya di MotoGP Jepang.
Meski Veda Ega Pratama berhasil merangsek hingga finis P11 dari grid P18 di Motegi, Jepang, Hiroshi Aoyama menilai potensi sebenarnya dari kedua pembalap rookie mereka belum sepenuhnya terpancar akibat berbagai kendala di lintasan.
"Setelah Jepang, sekarang kami menuju Mandalika, dan saya pikir seluruh pembalap kami memiliki motivasi ekstra untuk Grand Prix kali ini," kata Hiroshi Aoyama dalam keterangan resmi yang diterima Akurat.co, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Moto3 Indonesia: Tatap Balapan Kandang Perdana di Mandalika, Veda Ega Bakal Tampil Tanpa Beban
"Seri Jepang merupakan akhir pekan yang cukup penuh tekanan bagi kami karena kami memiliki kecepatan, tetapi kami tidak dapat merefleksikannya ke dalam hasil akhir. Jadi kami ingin membuka lembaran baru dan menunjukkan kemampuan terbaik kami akhir pekan ini."
Aoyama menyadari betul gelaran di Lombok pekan ini memiliki arti emosional yang sangat besar bagi Veda Ega Pratama.
Sebagai pembalap tuan rumah yang akan membalap di hadapan ribuan pendukung sendiri, pihak manajemen berkomitmen memberikan pengawalan teknis terbaik agar Veda bisa mengamankan hasil optimal.
"Bagi Veda, tentu saja ini adalah akhir pekan yang sangat spesial karena ini adalah home Grand Prix-nya. Dia akan mendapat begitu banyak dukungan dari para penggemar Indonesia, dan kami ingin memberikan dukungan terbaik untuk membantunya meraih target yang dipasang," jelas Aoyama.
Di sisi lain, Aoyama juga melecut semangat rekan satu tim Veda, Zen Mitani, yang bertekad bangkit usai mendapat penalti di Motegi. Modal pengalaman menjajal lintasan Mandalika pada kejuaraan junior di masa lalu dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi kedua pembalap mudanya.
"Bagi Zen, ini juga menjadi kesempatan penting untuk bangkit dan menunjukkan kecepatannya. Dia sudah memiliki pengalaman di sirkuit ini sebelumnya, jadi diharapkan dia bisa memanfaatkan pengetahuan tersebut," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








