Veda Ega Pratama Tembus 3 Besar Klasemen Moto3 2026, Ganggu Dominasi KTM

AKURAT.CO Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan prestasi gemilang di ajang Moto3 2026 di tengah dominasi para pembalap KTM.
Usai merampungkan putaran kedua di Grand Prix Brasil, Minggu (22/3/2026), Veda kini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Ia menjadi satu-satunya pembalap Honda yang mampu menembus lima besar.
Keberhasilan naik podium ketiga di Autódromo Internacional Ayrton Senna tak hanya menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia, tetapi juga memutus dominasi pabrikan KTM yang menguasai mayoritas posisi papan atas.
Veda tampil konsisten di dua seri awal dan kini menjadi “pengganggu” utama di barisan depan.
Klasemen sementara masih dipimpin oleh dua pembalap KTM dari CFMoto Gaviota Aspar Team, yakni Máximo Quiles dengan 45 poin dan Marco Morelli dengan 28 poin.
Di bawah Veda, persaingan semakin ketat dengan kehadiran para pembalap KTM lain seperti Álvaro Carpe (26 poin), David Almansa (25 poin), dan Valentín Perrone (25 poin).
Meski berada di tengah tekanan rival yang menggunakan motor kompetitif, Veda mampu menunjukkan performa impresif bersama Honda Team Asia.
Baca Juga: Persib Bandung Tatap 9 Laga Penentu, Marc Klok: Setiap Pertandingan Adalah Final
Perjuangan Tak Mudah di Brasil
Podium pertama Veda di kelas Grand Prix tidak diraih dengan mudah.
Balapan di Brasil sempat dihentikan akibat red flag, dan ia mengaku mengalami kesulitan di awal lomba.
“Saya tidak percaya hasil ini, luar biasa. Hari ini saya melakukan pekerjaan yang bagus. Bahkan sebelum bendera merah, saya kesulitan mengendalikan ban belakang. Tapi akhirnya bisa finis di posisi tiga besar,” ujar Veda, dikutip dari laman resmi MotoGP.
“Ini adalah pencapaian terbesar saya sejauh ini. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia, sponsor, dan keluarga yang selalu mendukung.”
Persaingan gelar juara dunia Moto3 2026 diprediksi berlangsung sengit. Selisih poin antara posisi kedua hingga keenam hanya terpaut tipis, membuat setiap seri menjadi sangat krusial.
Veda kini menjadi tumpuan Honda untuk menantang dominasi KTM, yang menempatkan enam pembalapnya di delapan besar klasemen.
Setelah sukses di Brasil, tantangan berikutnya bagi Veda adalah menjaga konsistensi saat balapan berlanjut ke Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










