Presiden Barcelona Bakal Perkarakan 'Gol Hantu' Lamine Yamal di El Clasico
AKURAT.CO, Insiden “gol hantu” di laga El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona ternyata tak berlalu begitu saja. Barcelona sebagai pihak yang dirugikan berencana mengajukan gugatan hukum.
“Jika, setelah dokumentasi ini dianalisa, klub mengetahui bahwa ada kesalahan yang dilakukan dalam revisi insiden tersebut, kami akan mengambil tindakan yang tersedia untuk mengembalikan situasi,” kata Presiden Barcelona, Joan Laporta, sebagaimana dipetik dari BBC.
“Tanpa pengurangan, jelas, sebarang tindakan legal apapun yang diperlukan.”
Gol hantu di babak pertama ketika Madrid menjamu Barcelona untuk laga ke-32 La Liga Spanyol 2023-2024 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (22/4).
Baca Juga: Potensi Gol Barcelona tak Diakui, Xavi Hernandez Kecam Ketiadaan Teknologi Garis Gawang di La Liga
Gol Lamine Yamal yang tampak telah masuk ke gawang meski didorong keluar oleh kiper Madrid, Andriy Lunin, tidak disahkan sebagai gol oleh wasit yang bertugas, Cesar Soto Grado, meski telah melakukan pemeriksaan VAR.
Barcelona akhirnya kalah dengan skor 2-3 setelah Madrid mendapatkan gol penutup melalui Jude Bellingham di akhir laga. Kontroversi menyeruak setelahnya dengan sorotan terhadap ketiadaan teknologi garis gawang di La Liga Spanyol.
Laporta mengatakan bahwa Barcelona akan meminta rekaman audio dan cuplikan video dari Komite Teknis Wasit Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk memeriksa keabsahan gol Lamine Yamal.
“Kami paham kesulitan yang dihadapi ofisial pertandingan, tetapi (gugatan) ini untuk alasan bahwa peralatan (seperti VAR) ada untuk membantu kompetisi lebih adil dan bukan sebaliknya,” kata Laporta.
Baca Juga: Jude Bellingham Bawa Real Madrid Menangi El Clasico, Los Blancos Kian Dekat Jadi Juara
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, juga mengecam absennya teknologi garis gawang di La Liga. Menurutnya, jalannya pertandingan El Clasico akhir pekan lalu akan berbeda jika gol Lamine Yamal disahkan.
“Jika kita ingin menjadi liga terbaik di dunia kita harus maju dalam hal ini, Anda harus punya teknologi,” jawab Xavi.
Kekalahan atas Madrid cukup memukul Barcelona dari segi persaingan perburuan gelar La Liga. Mereka kini duduk di posisi kedua tertinggal sebelas angka dari Madrid yang berada di posisi puncak.
Adapun pertandingan tersisa untuk Barcelona dan Madrid di La Liga musim ini adalah enam laga. Madrid cukup memenangi empat saja untuk merengkuh gelar juara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








