Xavi Hernandez: Saya tidak Punya Pilihan Selain Menerima Keputusan Presiden Klub

AKURAT.CO, Xavi Hernandez akhirnya buka suara selepas kabar pemecatannya sebagai Pelatih Barcelona mengemuka ke hadapan publik. Xavi mengatakan bahwa ia menerima keputusan manajemen klub untuk tak mempertahankannya.
“Itu adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh Presiden (Barcelona-Joan Laporta), karena itu adalah alasannya dia,” kata Xavi ketika ditanya soal alasan pemecatannya dalam sesi konferensi pers jelang laga Barcelona vs Sevilla di Sevilla, Spanyol, Sabtu (25/5), sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.
“Saya tak punya pilihan kecuali menerimanya.”
Baca Juga: Pertandingan Kontra Sevilla Jadi Laga Perpisahan Xavi Sebagai Pelatih Barcelona
Barcelona resmi mengumumkan bahwa Xavi Hernandez akan berakhir sebagai pelatih mereka selepas laga kontra Sevilla pada Minggu (26/5). Adapun laga kontra Sevilla merupakan laga terakhir di La Liga musim ini.
Beberapa hari sebelumnya, rumor pemecatan Xavi Hernandez santer terdengar dipicu oleh pernyataan sang pelatih. Salah satunya disinyalir karena Xavi menyebut bahwa secara finansial Barcelona sulit bersaing dengan Real Madrid.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut juga mengatakan bahwa hubungannya dengan Joan Laporta cukup baik. Keputusan pemecatan, kata Xavi, adalah kenyataan yang mesti dihadapinya mempertimbangkan situasi yang terjadi saat ini.
“Saya berterimakasih dengan Presiden dan saya tidak punya masalah dengan para pemimpin (klub),” ucap Xavi.
Baca Juga: Ucapannya Dianggap Bikin Direksi Barcelona tak Senang, Xavi Hernandez Berpotensi Dipecat
“Saya adalah orang klub dan saya sudah beradaptasi dengan situasi. Presiden menyampaikan pada saya alasan-alasannya dan saya tidak punya pilihan kecuali menerima keputusannya.”
Pemecatan Xavi menunjukkan betapa beratnya kondisi Barcelona dalam masa surut mereka terutama setelah Lionel Messi pergi pada 2021. Xavi datang pada November 2021 untuk menggantikan legenda Barcelona yang lebih senior, Ronald Koeman.
Dalam dua tahun setengah kiprahnya bersama Barcelona Xavi mempersembahkan gelar La Liga 2022-2024 dan Piala Super Spanyol 2022-2023. Namun musim ini berjalan kurang positif di mana Barcelona tak memenangi satu gelar pun.
Setelah ini, eks gelandang Barcelona dan Tim Nasional Spanyol itu memilih untuk mengambil jeda. Xavi belum menentukan apakah ia akan kembali melatih atau tidak.
“Saua sudah bilang bahwa saya lebih memilih jeda. Dari sana, kita lihat dan dengar saja apa yang masa depan berikan pada kami,” kata Xavi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








