Salut! Pegadaian Gelar Bersih-Bersih Stadion Usai Pertandingan Indonesia Vs Irak, Ternyata Ini Tujuannya...

AKURAT.CO Pegadaian gelar kegiatan bersih-bersih di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta setelah pertandingan Indonesia vs Irak, pada Kamis (6/6/2024).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian dalam penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 11, yaitu kota dan permukiman yang berkelanjutan.
Dari kegiatan tersebut, Pegadaian mengumpulkan sebanyak 182 kantong sampah dengan total berat 728 kg.
Sampah tersebut akan dipilah dan dikelola oleh Bank Sampah Binaan PT Pegadaian yang tergabung dalam Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI).
Baca Juga: Pelatih Filipina Nilai Timnas Indonesia Kekuatan Baru di Asia, Mendekati Korea Selatan
Behind Football telah diselenggarakan PT Pegadaian selama kurang lebih satu tahun.
Program ini diinisiasi melalui Gerakan Bersih Indah yang melibatkan masyarakat umum, Presidium Nasional Suporter Sepakbola Indonesia (PNSSI), serta Bank Sampah Binaan PT Pegadaian.
Melalui Behind Football, Pegadaian mengajak pecinta sepak bola agar tidak hanya menonton pertandingan, tetapi juga turut serta melakukan aksi bersih-bersih di arena stadion.
Indonesia, sebagai negara dengan pencinta sepak bola terbesar di dunia, menjadi basis kuat bagi pelaksanaan program ini.
PT Pegadaian berharap dapat turut mendukung kemajuan sepak bola nasional, salah satunya melalui Pegadaian Liga 2, dan juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui Behind Football.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Dominan Kalahkan Jasmine Paolini, Iga Swiatek Raih Roland Garros Keempat!
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program ini sebagai salah satu bentuk penerapan komitmen keberlanjutan dari perusahaan.
"Kita ingin berperan dalam menerapkan keberlanjutan di Indonesia, di mana kita bisa bergotong royong bersih-bersih meskipun dalam kegiatan menonton bola. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat," ujarnya.
Azizah, seorang pencinta bola yang terlibat dalam kegiatan Behind Football ini mengungkapkan pengalamannya, "Saya merasa sangat senang bisa terlibat dalam program Behind Football ini. Selain bisa menonton pertandingan sepak bola, kami juga bisa berkontribusi menjaga kebersihan stadion. Ini adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan."
Sekretaris Jenderal Presidium Nasional Suporter Sepakbola Indonesia (PNSSI), Richard, juga menyatakan apresiasinya, "Kami sangat terbantu dengan adanya program Behind Football dari PT Pegadaian. Melalui kegiatan ini, kami dari penyuka sepak bola, ingin dikenal sebagai komunitas yang bermanfaat dan peduli terhadap lingkungan. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat."
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Sabar/Reza Takluk dari Wakil Malaysia, Merah Putih tanpa Wakil di Final
Dengan adanya program Behind Football, PT Pegadaian berharap dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sepak bola di Indonesia, serta mendukung tercapainya kota dan pemukiman yang lebih berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









