Publik Terpecah Pergantian Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, Pengamat: Sah Saja Dalam Sepakbola

AKURAT.CO, Pemerhati sepakbola nasional, Rio Chaniado turut angkat suara mengenai pergantian pelatih Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.
PSSI memang telah resmi memperkenalkan Patrick Kluivert sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia. Legenda asal Belanda ini diumumkan langsung oleh PSSI melalui akun sosial medianya.
Pandangan publik terhadap Patrick Kluivert sebagai juru ramu anyar skuat Garuda memang terbagi dua.
Namun menurut Rio, situasi yang terjadi ditengah pecinta sepak bola Tanah Air saat ini adalah hal yang lumrah dan sah terjadi.
Di mana akan timbul situasi berupa dukungan atau malah menimbulkan keraguan terhadap sosok pengganti.
"Memiliki persepsi positif atau negatif atas pergantian pelatih dari Shin Tae Yong ke Patrick Kluivert pun sah-sah saja," kata Rio Chaniado dalam keterangan resminya.
"Sebagai sebuah persepsi awal, pencinta bola berhak berprasangka. Berprasangka bahwa kebijakan ini keliru atau sebaliknya," lanjutnya.
Memang sebelumnya masih banyak pihak yang sangat menyayangkan langkah PSSI menyudahi jalinan kerjasama dengan Shin Tae-yong.
Keputusan ini mengejutkan, sebab Shin diketahui belum lama melakukan perpanjangan kontrak dengan durasi hingga 2027.
Apalagi kini telah sah Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong. Publik ramai meragukan sosok Kluivert sebagai nahkoda baru Skuad Garuda, sebab jika ditelisik berdasarkan jam terbang sosok Kluivert dan Shin dianggap begitu berbeda.
Apalagi Kluivert juga punya catatan tak terlalu mulus soal kehidupan pribadi, di mana ia sempat terlibat kegiatan judi
Terkait ini, Rio punya pandangan sendiri. Ia mengatakan bahwa cap kurang meyakinkan yang diutarakan pecinta sepakbola Tanah Air kepada mantan pemain Barcelona ini terlalu cepat dan tak adil.
Mengingat bahwa sang pelatih bahkan belum bersinggungan langsung dengan skuad Timnas Indonesia.
"Tapi memvonis kebijakan merekrut Kluivert benar atau salah rasanya terlalu dini dan tak adil. Sebab sepak bola tidak ditentukan oleh opini ataupun persepsi dari layar kaca, tapi sepak bola ditentukan hasil di atas lapangan," jelas Rio.
"Pada akhirnya strategi mengambil Kluivert sebagai pelatih kepala punya potensi positif bisa pula sebaliknya. Namun semua potensi itu baru terbukti nanti setelah timnas mengarungi seluruh laga kualifikasi,"
"Mari kita nilai secara kualitatif dan kuantitatif performa timnas di atas lapangan. Jangan justru menilai sekadar karena prasangka apalagi fabrikasi informasi di sosial media," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








