Pameran Foto 90' & Beyond Hadirkan Jejak Perjalanan Timnas Indonesia

AKURAT.CO Sejarah dan transformasi sepak bola Indonesia dua tahun terakhir ditampilkan dalam Pameran Foto Timnas Indonesia bertajuk "90' & Beyond" yang resmi dibuka di Sarinah, Thamrin, Jakarta, Minggu (24/8/2025).
Pameran menyajikan 69 foto pilihan, seputar perjalanan Timnas Indonesia, dari total lebih dari 400 karya yang dihimpun sejak 2024.
Foto-foto tersebut tidak hanya menampilkan timnas putra tetapi juga timnas putri yang dalam beberapa tahun terakhir mulai mencatat prestasi dan aktivitas signifikan.
Baca Juga: Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia vs Laos dan Makau U-23 di Kualifikasi Piala Asia 2026
Kurator pameran, Arif Bagus, yang juga fotografer Kompas, menjelaskan bahwa proses kurasi sudah dimulai sejak Februari 2025 dan berlangsung selama 1,5 bulan.
Dia tidak bekerja sendiri, melainkan bersama koleganya, Yuniadhi Agung.
"Kurasi dilakukan dengan metode seperti penjurian lomba foto. Kami tidak melihat siapa fotografernya atau dari media mana, hanya fotonya saja yang dinilai," jelas Arif.
Baca Juga: Empat Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Mauricio Souza: Bukti Prestasi Kita Bagus!
"Dari 400 karya, diseleksi menjadi 200, hingga akhirnya terpilih 69 foto yang dipamerkan sekaligus dimuat dalam buku," tambahnya.
Menurut Arif, tantangan terbesar bukan hanya memilih foto tetapi juga mendesain pameran serta menyusun buku yang berisi sembilan bab.
Buku ini tidak sekadar menampilkan foto tetapi juga 18 tulisan pilihan dari pewarta PSSI. Di antaranya kisah Piala Dunia U-17 dan keberhasilan Timnas meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023.
Baca Juga: Takjub, Erick Thohir Segera Gelar Laga Timnas Indonesia di Stadion Internasional Banten
"Buku ini bukan hanya memuat gambar tapi juga konsep cerita perjalanan sepakbola Indonesia dua tahun terakhir," kata Arif.
Sepak Bola dalam Bingkai Sejarah
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyebut bahwa pameran ini merekam perkembangan sepak bola nasional dalam periode penting.
Baca Juga: Tak Dipanggil ke FIFA Matchday September, Ini Pesan Maarten Paes untuk Timnas Indonesia
"Kalau mau lihat proses sejarah sepak bola Indonesia saat ini, maka lihatlah jepretan dan tulisan teman-teman wartawan ini. Kalian adalah saksi sejarah yang menggambarkan transformasi sepak bola kita," jelasnya.
Arya menekankan bahwa sepak bola bukan lagi konsumsi masyarakat di Jakarta atau Jawa saja, melainkan sudah merambah berbagai daerah di seluruh Indonesia.
"Semoga pameran ini memberikan semangat bagi kita semua. Inilah gambaran dua tahun terakhir sepak bola Indonesia. Dan bagi kami, semua foto yang dipamerkan adalah yang terbaik," ujarnya.
Baca Juga: Dua Bersaudara Malut United Yakob dan Yance Sayuri Terima Panggilan Timnas Indonesia
Ketua panitia pelaksana, Okto Brian Purwohartanto, menyebut pameran ini digelar sebagai ruang apresiasi bagi pewarta foto sekaligus dokumentasi perjalanan penting Timnas Indonesia. Pameran ini terbuka untuk publik, dengan harapan masyarakat dapat ikut merasakan atmosfer kebangkitan sepak bola nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








