PSSI Mensyaratkan Calon Pelatih Timnas Indonesia Harus Lebih Lama Tinggal di Indonesia
Endarti | 17 Desember 2025, 17:57 WIB

AKURAT.CO, PSSI terus intens dalam proses perekrutan pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Ini terindikasi dengan PSSI kini memberikan beberapa syarat untuk calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Diutarakan oleh anggota Exco PSSI, Endri Erawan, bahwa saat ini federasi sudah mengerucutkan dua sosok calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Namun PSSI memang tidak begitu saja menjatuhkan pilihan untuk memilih pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Ada empat syarat yang diberikan PSSI untuk calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Baca Juga: Calon Pelatih Timnas Indonesia Mengerucut ke 2 Nama, Giovanni van Bronckhorst Atau John Herdmann
Syarat pertama ialah pelatih baru nanti harus bisa meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Selain itu pelatih baru nanti harus mau menetap lama di Indonesia.
"Memang target kita ingin pelatih baru nanti all out di Indonesia. Artinya dia harus lebih banyak di Indonesia daripada negaranya," ucap Endri Erawan di Jakarta, Selasa (16/12).
Pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Patrick Kluivert, sangat jarang berada di Indonesia. Kluivert lebih sering berada di Belanda dan baru kembali ke Indonesia saat akan melakoni laga pertandingan.
"Dia harus lebih lama berada di Indonesia. Bahkan kalau perlu seluruh keluarganya pindah ke Indonesia," kata Endri Erawan.
Syarat ketiga ialah pelatih baru Timnas Indonesia nanti harus dekat dengan klub-klub Liga 1 dan Liga 2.
Syarat terakhir ialah pelatih Timnas Indonesia nanti harus mau menerima asisten pelatih lokal.
PSSI sendiri telah melakukan interview dengan para calon pelatih Timnas Indonesia. Para calon pelatih ini pun bukan pelatih sembarangan.
Makanya PSSI juga ingin pelatih baru nanti bisa memberikan kontribusi besar bagi sepakbola Indonesia.
"Kami juga ingin pelatih baru nanti memberikan kontribusi bagi pelatih lokal kita. Bisa transfer ilmu kepelatihan," kata Endri Erawan.
"Dia harus bisa dekat dengan klub-klub Indonesia serta dia bisa memberikan filosofi permainan yang ditularkan kepada pelatih Indonesia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








